Tim Peneliti Unika Soegijapranata Sukses Gelar Diskusi Kelompok Terarah di Ambon
Senin, 17 Februari 2020 | 16:25 WIB

Wali Kota Ambon, Tim Peneliti Unika Soegijapranata, dan peserta diskusi kelompok terarah berfoto bersama dalam kegiatan Diskusi Kelompok Terarah “Konsultasi dan Verifikasi Data” di FISIP Universitas Pattimura, Ambon, Sabtu (15/2).

Tim Peneliti dari Universitas Katolik Soegijapranata sukses menggelar diskusi kelompok terarah di gedung FISIP Universitas Pattimura, Ambon, Sabtu (15/2). Kegiatan ini adalah bagian dari proses pengumpulan data dalam penelitian berjudul “Pengembangan Kapasitas Lembaga Saniri yang Aspiratif Pada Pembangunan Masyarakat Desa Adat di Kota Ambon”.

Kegiatan ini dihadiri oleh segenap jajaran Pemerintah Kota Ambon dan perwakilan negeri (desa adat) di Kota Ambon. Mereka berdiskusi mengenai nilai dan hukum adat, serta peran lembaga Saniri dalam masyarakat adat.

“Tujuan kegiatan ini adalah untuk berkonsultasi dan memverifikasi data yang sudah kami peroleh beberapa hari sebelumnya,” kata Ketua Peneliti Dr Yustina Trihoni Nalesti Dewi SH MHum.

Menurut dia, penelitian ini mendapat dukungan penuh dari Wali Kota Ambon, Sekretaris Kota Ambon, Ketua DPRD Kota Ambon, serta tokoh-tokoh kunci masyarakat dan akademisi dari Universitas Pattimura dan IAIN Ambon.

“Saya berterima kasih kepada Unika yang mengadakan diskusi ini, yang nantinya akan menciptakan modul dan pelatihan untuk meningkatkan kapasitas Saniri sebagai lembaga adat,” ujar Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy SH.

Menurutnya, Kota Ambon memiliki struktur pemerintahan yang unik karena selain memiliki desa dan kelurahan juga memiliki negeri atau desa adat. Pembagian struktur ini perlu didukung dengan pengaturan kewenangan dan kapasitas yang jelas sehingga dapat mengembangkan masyarakat Ambon.

“Saniri tidak bisa diberhentikan oleh Raja, dan sebaliknya, Saniri juga tidak bisa memberhentikan Raja. Raja dan Saniri memiliki kedudukan yang sama dalam pemerintahan,” lanjutnya.

Raja dan Saniri yang hadir dalam acara tersebut memiliki harapan yang besar mengenai hasil penelitian ini. Rencananya penelitian ini akan dilanjutkan tahun depan dengan mengadakan pelatihan peningkatan kapasitas Saniri.

Adapun penelitian yang didanai oleh LPDP RISPRO ini merupakan kerja kolaborasi antara Universitas Katolik Soegijapranata, Pemerintah Kota Ambon, Universitas Pattimura, IAIN Ambon, serta Institut Tifa Damai Maluku selama dua tahun hingga 2021.

Tim Peneliti dari Unika yang terlibat dalam acara ini adalah Dr Yustina Trihoni Nalesti Dewi  SH MHum, Drs Andreas Pandiangan MSi, Valentinus Suroto SH MHum, dan Andreas Ryan Sanjaya S I Kom MA.

Kategori: ,