Polri Dinilai Masih Layak Terbitkan SIM
Selasa, 11 Februari 2020 | 14:13 WIB

image

Wacana pemindahan pengelolaan Surat Ijin Mengemudi (SIM), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dinilai kurang tepat. Polri dinilai masih layak menjadi penerbit tiga unsur kelengkapan berkendara tersebut.

"Memindahkan itu kan tidak mudah. Urgensinya apa," kata Wakil Ketua Komisi V DPR, Ahmad Riza Patria, ketika dihubungi, Selasa, 11 Februari 2020.

Riza menjelaskan kinerja Polri sudah baik dalam pelayanan pembuatan SIM, STNK dan BPKB saat ini. Riza mengatakan wacana tersebut menjadi perdebatan alot beberapa waktu lalu.

"Kalau ada keinginan Kemenhub atau pemda (mengelola kelengkapan surat berkendara) kita, lihat urgensinya apa, kepentingannya apa, plus minusnya apa bagi pelayanan, termasuk pemasukan pajak dan sebagainya," jelas Riza.

Wakil Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Djoko Setijowarno, mengungkapkan senada. Djoko mengatakan dengan kondisi saat ini, wacana tersebut sulit direalisasikan.

Djoko menilai seharusnya yang menjadi pembicaraan adalah membuat regulasi pemegang SIM, Dia menegaskan pemegang SIM adalah seseorang yang mahir mengemudi dan taat aturan.

"Tidak mudah memang mewujudkannya tapi bukan berarti mustahil," kata Djoko.

Sebelumnya revisi Undang-Undang (RUU) No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan telah masuk dalam program legislasi nasional (Prolegnas) prioritas 2020. Dalam pembahasan itu berkembang wacana pengalihan penerbitan SIM, STNK dan BPKB dari Polri ke Kemenhub.

 

https://www.medcom.id/nasional/metro/4bam4vvb-polri-dinilai-masih-layak-terbitkan-sim

 

berita terkait:

https://www.indozone.id/news/Aqs446/sim-stnk-dan-bpkb-diurus-kemenhub-ini-kata-pengamat/read-all

https://www.tribunnews.com/metropolitan/2020/02/10/pro-kontra-wacana-peralihan-penerbitan-sim-stnk-pengamat-lebih-baik-perketat-aturan-pemberian-sim

Kategori: