Pertama di Jawa Tengah, Unika Gunakan Kurikulum Gen-Ed
Selasa, 25 Februari 2020 | 15:01 WIB

Kenny Teguh Pribadi PhD sebagai salah satu narasumber seminar saat memaparkan materinya.

Sebuah kegiatan seminar yang merupakan rangkaian hibah penelitian dari United Board sejak tahun 2017 untuk Unika Soegijapranata, telah diselenggarakan di Hotel Noormans pada hari Selasa (25/2) dengan dihadiri oleh kurang lebih 15 dosen pengajar dari beberapa program studi di Unika Soegijapranata.

Seminar yang bertemakan “A Seminar On International Curriculum Development”, memang didesain untuk mempersiapkan kurikulum Soegijapranata Catholic University (SCU) College pada International Program yang akan kita gunakan tahun 2021, saat kampus BSB sudah siap untuk general education, demikian dikatakan oleh Dra Cecilia Titiek Murniati MA PhD selaku Wakil Rektor I Bidang Akademik Unika Soegijapranata beberapa saat sebelum acara seminar dimulai.

Menurutnya, untuk mencapai tujuan tersebut, maka dalam seminar ini juga mengundang para dosen yang nantinya diharapkan akan mengajar general education courses. Jadi kita memberikan pelatihan bagaimana merancang mata kuliah, kemudian penggunaan bahasa Inggrisnya seperti apa, aktivitas di kelasnya seperti apa. Yang diharapkan, luarannya berupa RPS (Rencana Pembelajaran Semester) dan modul yang nantinya akan digunakan untuk mengajar mata kuliah general education.

“Untuk mewujudkan itu, maka dalam seminar ini kami mengundang narasumber Kenny Teguh Pribadi PhD yang dulu pernah studi di Hongkong dan Singapura untuk bicara tentang mata kuliah general education,” terang Cecilia.

General education courses ini seperti Mata Kuliah Umum (MKU) yang akan ditempuh oleh mahasiswa pada semester satu dan semester dua pada enam program studi yang akan ikut bergabung dalam SCU Programs. Yang di dalamnya terdapat mata kuliah inti yang akan mengasah keterampilan Critical thinking, analytical thinking, leadership skill, kemampuan untuk beretorika dan berdebat untuk mengemukakan pendapat.

Harapannya menjadi seorang mahasiswa itu tidak hanya pintar di akademik saja tetapi juga pintar dalam sisi softskill sehingga mahasiswa mendapatkan Whole person education, tandas Cecilia.

Para peserta seminar berfoto bersama narasumber

Hal senada juga disampaikan oleh narasumber seminar Kenny Teguh Pribadi PhD, yang menjelaskan bahwa dalam konsep general education yang akan diusung oleh Unika Soegijapranata dalam SCU College.

Dan menurutnya, di zaman ini mahasiswa yang baik itu bukan hanya mengerti ilmu yang dia pelajari, tetapi mereka harus memiliki ilmu yang lebih luas, makanya sampai kita kenal adanya konsep general education.

“Sebenarnya di Indonesia tidak banyak sekolah yang seperti ini, sehingga Unika Soegijapranata menurut saya menjadi pioneer untuk di Jawa Tengah sebagai kampus pertama yang punya konsep general education courses,”ucap Kenny.

Dengan demikian nantinya mahasiswa yang lulus, bukan hanya mengerti dengan baik jurusan yang dia pelajari, tetapi dia juga memiliki ilmu lain dalam kehidupan yang bisa berguna, misalnya bisnis, IT, dan juga ilmu-ilmu yang lain.

Karena jika sudah bekerja di lapangan dan bermasyarakat, pada dasarnya banyak ilmu-ilmu lain yang kita perlukan untuk menunjang karier kita maupun pribadi kita, tambahnya.

“Tujuan general education atau whole person education ini adalah untuk membuat manusia seutuhnya, karena semua di dunia ini saling berkaitan,” jelasnya.

Dan dalam rangka penyusunan kurikulum general education, maka diharapkan para dosen ini bisa berkolaborasi dan banyak komunikasi internal, supaya mereka para dosen tersebut bisa mudah melakukan adjustment atau penyesuaian, sehingga materi itu bisa lebih cocok dan bisa diaplikasikan oleh mahasiswa di bidang lain serta  bersifat umum, praktis dan tidak teknis atau teoritis sekali, pungkasnya.

Rangkaian kegiatan ini akan dilanjutkan dengan workshop tentang RPS dan Teaching Method yang akan diselenggarakan pada tanggal 6 dan 7 Maret 2020 di Griya Persada, Bandungan. (fas)

Kategori: ,