Diklat 3in1 Animasi 3 Dimensi Kembali Diadakan di Unika Soegijapranata
Senin, 3 Februari 2020 | 15:00 WIB

Balai Diklat Industri (BDI) Denpasar kembali menggandeng Akademi Seni dan Desain Indonesia (ASDI) Solo serta  Program Studi Desain dan Komunikasi Visual (DKV) Unika Soegijapranata untuk mengadakan pelatihan animasi 3 in 1 On Site pada tanggal 28 Januari sampai dengan 21 Februari 2020 di laboratorium Audio Visual Fakultas Arsitektur dan Desain (FAD) Unika Soegijapranata.

Hadir dalam acara pembukaan kegiatan pelatihan ini, Dekan FAD Unika Soegijapranata Dra B Tyas Susanti MA PhD, Kepala BDI Denpasar Drs Paryono MM dan instruktur dari ASDI Solo Alfan Setyawan MSn.

Dalam diklat yang memiliki tujuan untuk memberikan pelatihan animasi 3 dimensi, uji kompetensi kemampuan gerak dan animasi 3 dimensi, serta penempatan kerja di studio animasi ini diikuti oleh peserta yang berasal dari beragam daerah di Nusantara.

Dalam sambutannya, Tyas Susanti PhD selaku Dekan FAD Unika berharap kegiatan pelatihan yang berlangsung hampir satu bulan ini dapat berfungsi maksimal dan dapat memenuhi celah animator yang banyak dibutuhkan oleh dunia animasi Indonesia.

Sementara Paryono dari BDI Denpasar menyampaikan bahwa saat ini kebutuhan animator yang bersertifikat masih perlu ditingkatkan, dan berharap pula pelatihan On Site ini dapat ditingkatkan frekuensinya.

“Peluang besar terkait dengan kebutuhan tenaga kerja terampil di bidang animasi ini perlu juga disikapi dengan bijaksana. Hal ini mengingat projek animasi akan memungkinkan untuk dikerjakan secara online, yang artinya sesuai dengan keinginan cukup banyak generasi muda saat ini yaitu bekerja tetapi tidak perlu hadir di kantor tempat bekerjanya, akan tetapi bisa mendapatkan pendapatan yang cukup besar,” ungkapnya.

Sistem kerja dunia animasi saat ini lebih mengedepankan deadline  pekerjaan dan bukan kehadiran di tempat kerja, Hal ini karena untuk mengerjakan proyek animasi hanya dibutuhkan unit laptop atau PC yang memadai, koneksi jaringan yang cukup dan keseriusan dalam pengerjaan sebuah proyek, imbuh Paryono saat turut membuka Diklat ini.

Sedangkan Alfan Setyawan dari ASDI Solo berharap kerjasama yang sudah terjalin dengan prodi DKV Unika Soegijapranata selama ini dapat ditingkatkan bukan hanya sebatas diklat tetapi juga sampai pada pembentukan studio animasi baru di kampus Unika Soegijapranata Semarang.

“Di dalam pelatihan ini mentor yang memberikan pelatihan berasal dari dunia profesional,  yaitu melibatkan Kampung Monster, sebuah studio animasi yang berkedudukan di Jakarta, dan Bandung. Kegiatan yang melibatkan dunia profesional ini bertujuan untuk membuat pelatihan yang diadakan dapat sesuai dengan kebutuhan industri animasi saat ini,” terangnya.

Untuk mendapatkan hasil yang obyektif, nantinya pengujian akan dilakukan oleh profesional yang berasal juga dari dunia profesional. Obyektifitas pengujian dilakukan dengan melibatkan orang yang berbeda antara pengajar dan penguji di dalam pelatihannya, tambahnya.

Di dalam pelatihan ini ketua pelaksana kegiatan, Alfons Christian Hardjana SDs MA, yang merupakan dosen baru di Progdi DKV sedang mengambangkan materi Board Game Design. Di dalam pelatihan ini jumlah peserta yang mengikuti adalah sebanyak 24 peserta dengan didampingi oleh 2 orang pengajar, yang keduanya berasal dari Kampung Monster Bandung.

Diharapkan ke depannya DKV Unika dapat turut serta di dalam pengembangan dunia animasi di Indonesia untuk mengembangkan potensi yang belum muncul secara optimal, baik untuk dunia informasi, pendidikan, pariwisata ataupun hiburan, pungkasnya. (fas)

Kategori: ,