PTS India Kunjungi Unika Untuk Jalin Kerjasama
Kamis, 9 Januari 2020 | 12:49 WIB

Penandatanganan MoU antara MIIM India dengan Unika Soegijapranata

Mengawali tahun 2020, Kantor Internasional dan Kerjasama Unika Soegijapranata telah kedatangan tamu dari Marian International Institute of Management (MIIM), Kuttikkanam, Idukki District, Kerala, India. Tepatnya pada hari Rabu (8/1), di ruang Hijau gedung Mikael, Unika Soegijapranata.

Dalam kunjungan ini, Marian International Institute of Management diwakili oleh  Principal  MIIM Fr Dr Regi M Cherian dan Dean Research and Corporate Affairs Prof Samson Thomas. Sementara dari Unika Soegijapranata menyambut kunjungan tersebut, Wakil Rektor IV Bidang Kerjasama dan Pengembangan Unika Soegijapranata Benny Danang Setianto SH LLM MIL didampingi oleh Kepala Kantor Internasional dan Kerjasama Unika Dr Heny Hartono SS MPd.

Dalam kesempatan kunjungan tersebut, dilaksanakan pula penandatanganan perjanjian kerjasama atau MoU antara kedua perguruan tinggi.

Berdasarkan informasi dari Kepala Kantor Internasional dan Kerjasama Unika Dr Heny Hartono, menyebutkan bahwa kunjungan dan kerjasama MIIM India dengan Unika Soegijapranata adalah yang pertama dengan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Indonesia.

“Proses awalnya dimulai sejak awal bulan Desember 2019, yaitu dari pihak MIIM, Kerala, India menghubungi  kita dan menyampaikan jika ingin menjalin kerjasama dengan Unika Soegijapranata. MIIM sendiri merupakan perguruan tinggi swasta Katolik seperti Unika dan memiliki rangking peringkat yang bagus juga di India,” jelas Dr Heny.

Foto bersama usai acara kunjungan dan penandatanganan MoU

Ketika pihak MIIM mendengar bahwa di Indonesia ada PTS Katolik yang bagus yakni Unika Soegijapranata, maka mereka datang ke Unika untuk berkunjung dan menjajaki berbagai kemungkinan kerjasama yang bisa dibangun antar dua lembaga ini, lanjutnya.

“Harapan kedepannya dengan MoU ini kita bisa berkolaborasi seperti yang tercantum dalam MoU melalui program-program antara lain joint research, student exchange, faculty member exchange dan juga kegiatan lainnya seperti International conference,”ucap Dr Heny.

Tentu dengan semakin banyaknya kita menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi internasional yang memiliki reputasi baik, menjadi konsekuensi bagi Unika Soegijapranata untuk terus mengembangkan kelas-kelas berbahasa Inggris di tiap-tiap Program Studi.

Harapannya mulai tahun ini akan semakin banyak tersedia kelas-kelas internasional di masing-masing program studi, sehingga ada keseimbangan jumlah antara saat kita mengirim mahasiswa ke luar negeri dengan saat kita menerima mahasiswa dari luar negeri untuk studi di Unika, tutupnya.(fas)

Kategori: ,