Mahasiswa Bisa Pilih Mata Kuliah Sesuai Kebutuhan
Jumat, 17 Januari 2020 | 9:12 WIB

Mahasiswa Bisa Pilih Mata Sesuai Kebutuhan

 

Dunia pendidikan Indonesia, khususnya perguruan tinggi sedang mempersiapkan diri menuju Pendidikan 4.0 (education 4.0). Model dan sistem Pendidikan 4.0 ini memungkinkan mahasiswa memilih mata kuliah (makul) sesuai kebutuhannya, meski di luar program studi (prodi).

Hal itu disampaikan oleh Tim Ahli Kurikulum dan Pembelajaran Pendidikan Tinggi (Dikti), Syamsul Arifin sebagai pembicara Seminar Pedagogi & Andragogi Inovatif 4th Academic Recharging bertajuk Nurturing Future Leaders Through Education 4.0 yang digelar di Universitas Katolik Soegijapranata (Unika) Semarang, Rabu (15/1).

Syamsul menambahkan, pemberian ruang mahasiswa memilih makul agar lebih leluasa mengukur potensi, lalu menentukan apa kebutuhannya. Maka dari itu, proses Pendidikan 4.0 bersifat lebih personal.

“Misalnya, seorang mahasiswa karena ingin jadi arsitek, maka ambil prodi arsitektur. Namun, dalam proses belajarnya ia butuh ilmu tentang big data. Maka ia bisa belajar di prodi lain,” tuturnya.

Ia melanjutkan, hal itu memang menjadi tantangan tersendiri bagi dosen. Namun, hal itu harus diemban dosen sebagai tugas. Menurutnya, dosen harus mampu memperbaharui, menyesuaikan dan meningkatkan kemampuannya untuk mendukung proses pembelajaran mahasiswa.

“Sebab, model ini orientasinya pada kemampuan mahasiswa. Karena tuntutan di dunia kerja nanti akan lebih banyak diadu kemampuan kompetensinya,” tegasnya.

Sementara itu, pakar educational technology Onno W. Purbo mengatakan, teknik personalisasi bisa diterapkan untuk mendapatkan data dari tiap mahasiswa. Data mahasiswa yang dimaksud berkaitan dengan minat, potensi, dan bakat. Data itu diolah lalu bisa dirumuskan program studi apa yang cocok untuk dipilih.

►RADAR SEMARANG, Jawa Pos, 17 Januari 2020 hal. 2, https://radarsemarang.jawapos.com/berita/semarang/2020/01/17/mahasiswa-bisa-pilih-mata-kuliah-sesuai-kebutuhan/

Kategori: