LPPM Unika Gagas Hal Baru Dalam Penyelenggaraan KKN di Kecamatan Patean
Selasa, 14 Januari 2020 | 10:37 WIB

Penyematan jaket almamater secara simbolis oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik Dra Cecilia Titiek Murniati MA PhD dan Kepala LPPM Unika Dr Berta Bekti Retnawati

Tidak seperti yang biasa dilakukan sebelumnya, Unika Soegijapranata pada periode gasal tahun akademik 2019 – 2020 ini mencoba menggagas hal baru dalam pelaksanaan KKN atau Kuliah Kerja Nyata yang menjadi program tiap semesternya.

Dengan diikuti oleh sekitar 133 mahasiswa dan beberapa dosen yang akan melaksanakan pengabdian di lima desa Kecamatan Patean Kabupaten Kendal, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unika Soegijapranata berusaha hadir di tengah masyarakat dan mencoba membaktikan keilmuannya dan bersinergi dengan beberapa program pemerintah terutama di Kecamatan Patean Kabupaten Kendal.

Seperti yang dikemukakan oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik Unika Soegijapranata Dra Cecilia Titiek Murniati MA PhD dalam sambutan pelepasan KKN periode gasal tahun akademik 2019 – 2020 di lapangan Albertus, pada Selasa pagi ini (14/1).

Cecilia Titiek Murniati PhD menyampaikan bahwa mahasiswa diharapkan bisa hadir di tengah masyarakat dengan berbekal keilmuan yang dimiliki dan mencoba mengimplimentasikannya dalam kehidupan masyarakat.

“Dalam pelaksanaan KKN ini, diharapkan para mahasiswa memiliki tiga hal yaitu pertama adalah be a good listener artinya para mahasiswa bisa mendengarkan apa yang dibutuhkan oleh orang atau masyarakat di tempat KKN. Kedua adalah be active artinya KKN  yang dilaksanakan dalam team work diharapkan bisa menjadi team work yang baik dan anggota kelompok yang baik dengan keaktifan dari masing-masing anggota termasuk ketua kelompoknya. Ketiga adalah have empathy, jadi kalau berada dalam suatu wilayah hendaknya para mahasiswa bisa sensitif dengan kebutuhan yang ada di tempat KKN, baik kebutuhan masyarakat sekitar mapun rekan satu tim,” ucap Cecilia.

Dan untuk mengetahui dan memenuhi kebutuhan masyarakat di tempat KKN, LPPM Unika bersamaan dengan pelaksanaan KKN, juga menyertakan pula tim dosen yang melakukan pengabdian serta mendampingi para mahasiswa di tempat KKN, demikian diungkapkan oleh Kepala LPPM Unika Dr Berta Bekti Retnawati.

Lebih lanjut Berta menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan KKN kali ini ada kerjasama antara dosen dan mahasiswa, namun untuk dosen ada tim sendiri yang tergabung dalam tim pengabdian dari multi disiplin ilmu yang memang ditugaskan oleh LPPM untuk melakukan pengabdian dalam jangka menengah atau beberapa tahun.

Disitu maksudnya LPPM menugaskan para dosen untuk melakukan pengabdian yang pada prakteknya dibantu oleh kloter-kloter KKN yang ada dan memberikan solusi secara terintegrasi kemudian ada target-target yang bisa dikerjakan, jelas Berta.

“Para dosen ini memang diminta untuk menganalisis permasalahan yang ada, dan pekerjaan para dosen ini akan disupport oleh mahasiswa KKN. Kegiatan yang dilakukan oleh para dosen ini mengangkat permasalahan yang dihadapi oleh daerah setempat (Kecamatan Patean), diantaranya adalah membantu pengelolaan Bumdes (Badan Usaha Milik Desa), standarisasi pangan, dan pengelolaan air bersih,” terangnya.

Kegiatan pengabdian para dosen di semester ini menjadi pilot project atau proyek percontohan yang pertama, yang pengerjaannya pada tahap awal akan didukung oleh teman-teman mahasiswa. Jadi teman-teman mahasiswa ini menurut kami sudah cukup nyaman karena sudah ada yang akan dikerjakan, disupport oleh dosen dan para mahasiswa ini juga memiliki tugas tim kelompoknya masing-masing baik program desa maupun program kecamatan dengan berkoordinasi bersama para dosen, yang merupakan pengembangan dari program pengabdian para dosen.

Sementara itu Ketua Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (P3M) Unika Soegijapranata Rudy Elyadi SE MM mengemukakan bahwa KKN yang diselenggarakan kali ini mengusung tema ‘Integritas Ekologis’ artinya para mahasiswa ini diharapkan juga bisa menjadi ujung tombak dalam memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan kita supaya aman, nyaman dan terbebas dari sampah-sampah plastik.

Disamping berkoordinasi dengan tim pengabdian dosen Unika, para mahasiswa juga memiliki beberapa program yang diantaranya adalah emarketing produk setempat, pengelolaan hasil bumi, dan pengembangan sumber daya manusia, urai Rudy.

Selain itu, ada juga salah satu program unggulan KKN dan tim dosen pengabdian masyarakat yaitu tersedianya web dari masing-masing desa yang terintegrasi dengan web kecamatan, pungkasnya. (fas)

Kategori: ,