Workshop Implementing Soft Skills for Universities Students, USAID-RWAP
Minggu, 8 Desember 2019 | 9:25 WIB

Selama 2 hari penuh, yaitu pada tanggal 5-6 Desember 2019 bertempat di Lor In , Unika Soegijapranata mengikuti workshop Lesson Learned Implementing Soft Skills for Universities Students yang diselenggarakan oleh USAID-RWAP. Sebanyak 11 Perguruan Tinggi di Semarang yang mempunyai MoU dengan USAID-RWAP dengan menghadirkan hampir semua fasilitatornya, melakukan workshop dengan penuh semangat.

USAID membagi peserta workshop yang terdiri dari para fasilitator 11 perguruan tinggi ke dalam 4 kelompok. Dimana masing-masing kelompok tersebut merupakan wakil dari tiap universitas yang telah menyelenggarakan pelatihan soft skills ready to work selama Agustus – November lalu.

Tiap kelompok membahas permasalahan yang berbeda, untuk kemudian dibawa melalui presentasi kelompok ke seluruh peserta. Banyak pemikiran dan ide yang bagus dalam tiap pemecahan masalah yang telah dibawa oleh masing-masing kelompok, maupun pembahasan meluas.

Unika yang diwakili oleh Kepala SSCC-Pusat Karir, yaitu Yuliana Sri Wulandari,SE berkesempatan untuk mempresentasikan gagasan kelompok yang membahas tentang materi utama pelatihan yang masih perlu untuk dikoreksi dan dikembangkan sesuai dengan kondisi lapangan. Yaitu kondisi – iklim – budaya mahasiswa perguruan tinggi yang bersangkutan. Penyesuaian ini tentu saja untuk mengikuti jaman yang serba cashless dan android basic. Namun demikian masih ada perguruan tinggi yang tetap menggunakan sistem cash on hand dalam tiap praktik operasional pelatihan, khususnya materi keuangan sehat.

Selain itu, dibicarakan juga masalah strategi dan hal-hal utama lain untuk keberlangsungan pelatihan soft skills ini. Alv. Ponco, SKom, MM, (Kepala UPT Kemahasiswaan dan Alumni), yang juga sebagai fasilitator, mengusulkan beberapa hal terkait dengan sistem dan materi. Begitu juga dengan B. Lenny Setyowati, MI.Kom mengutarakan hal yang sama dengan sharing pengalaman selama pelatihan. Sedangkan satu fasilitator lain, yaitu CVR Abimanyu, SPsi., MPsi tidak dapat hadir karena ada kepentingan di fakultas yang tidak dapat ditinggalkan.

Workshop ini ditutup dengan evaluasi pribadi dengan gaya yang santai namun mengena. Masing-masing fasilitator mendapatkan banyak hal untuk dapat berkembang dan lebih maju lagi. Selain itu, sertifikat yang dikeluarkan oleh USAID juga diberikan kepada masing-masing peserta workshop, karena telah melakukan tugas sebagai fasilitator dengan baik.

Selanjutnya, 11 perguruan tinggi yang telah melaksanakan MoU dengan USAID ini akan melakukan pelatihan soft skills sesuai dengan kebutuhan dan program masing-masing.

Kategori: