Unika Menjadi Kampus Pertama di Indonesia yang Mengimplementasikan QRIS
Senin, 9 Desember 2019 | 16:40 WIB

Penyerahan cenderamata dari Unika Soegijapranata kepada PT Bank Maybank Indonesia

Unika Soegijapranata kembali meningkatkan kerjasamanya dengan PT Bank Maybank Indonesia, dengan meluncurkan QRIS Maybank untuk tenant-tenant di lingkungan kampus Unika Soegijapranata pada hari Senin (9/12) di ruang Hijau Mikael lantai 3.

Acara diawali dengan sambutan dari Rektor Unika Soegijapranata, Prof Dr F Ridwan Sanjaya, MS.IEC dan Direktur Regional Jawa Tengah PT. Bank Maybank Indonesia, Dewi Irawati.

Dalam sambutannya, Rektor Unika menyampaikan bahwa sudah lama kerjasama dengan PT Bank Maybank Indonesia ini terjalin. Peningkatan kerjasama kali ini terkait dengan pembayaran non-tunai atau cashless untuk kantin kampus, sehingga diharapkan akan memudahkan dari sisi mahasiswa dalam melakukan pembayaran dan dari sisi penjual dalam menerima pembayaran. Cara ini dinilai praktis, aman, dan kekinian bagi kedua pihak.

Anak muda juga dinilai cukup dekat dengan jenis pembayaran seperti ini. Apalagi dengan QRIS, dompet elektronik yang saat ini tersedia seperti GoPay, Ovo, Dana, LinkAja, BCA Mobile, dan lainnya bisa juga digunakan untuk membayar, selain dari rekening Maybank itu sendiri.

Tujuan lain implementasi QRIS ini adalah literasi keuangan zaman now kepada civitas akademika Unika Soegijapranata.

Maybank mengapresiasi peningkatan kerjasama ini. Sebab di Indonesia meskipun sosialisasi tentang QRIS sudah berjalan di berbagai kampus, namun Unika Soegijapranata menjadi kampus pertama yang mengimplementasikan QRIS.

Launching QRIS Maybank ke salah satu tenant di kampus Unika Soegijapranata

Direktur Regional Jawa Tengah PT Bank Maybank Indonesia, Dewi Irawati, menyatakan bahwa pihaknya selalu berusaha untuk berkembang sesuai dengan tuntutan zaman. Di samping itu, Bank Indonesia juga selalu menyampaikan bahwa biaya pemeliharaan uang kertas cukup mahal. Melalui inovasi terdepan, Dewi berharap Maybank semakin dikenal oleh market salah satunya dengan implementasi QRIS.

“Saat ini kami mencoba mengimbangi dunia yang serba digital, sehingga perbankan harus selalu menyesuaikan fungsinya. Ke depan, banyak orang sudah tidak memakai ATM lagi, sehingga cashless akan bergeser menjadi cardless. Mudah-mudahan dengan QRIS, Maybank bisa menjadi salah satu bank yang diperhitungkan saat ini,” ucap Dewi.

Meski demikian, pihaknya di masa mendatang tetap membutuhkan masukan terutama karena Unika termasuk salah satu universitas ternama di kota Semarang, yang juga cukup cepat dalam pengembangan teknologinya. Banyak ide-ide kreatif datang dari Unika dan kami sangat terbuka dengan apa yang kami bisa dukung untuk Unika, lanjutnya.

Ke depan harapannya kerjasama antara Unika Soegijapranata dengan PT Bank Maybank Indonesia akan semakin baik lagi, pungkasnya.

Beberapa penjual yang menerima pembayaran dengan QRIS menyampaikan rasa senangnya karena selain tidak perlu lagi menyiapkan uang kembalian karena dibayar dengan nilai yang pas, muncul pula notifikasi melalui SMS setiap kali pembayaran diterima. Pihaknya juga dapat memantau dari aplikasi Maybank ID yang diinstal di dalam ponsel.

(fas)

Kategori: ,