Prodi Magister Hukum Kesehatan Kembali Selenggarakan Best Thesis Award
Jumat, 13 Desember 2019 | 17:28 WIB

dr Patricia Tanuwijaya salah satu pemateri ‘Best Thesis Award’ saat memaparkan materinya

Seiring dengan pelaksanaan wisuda periode III tahun 2019 Unika Soegijapranata, pada hari Kamis lalu (12/12) di Program Studi Magister Hukum Kesehatan telah diselenggarakan acara ‘Best Thesis Award’ di ruang Pascasarjana gedung Thomas Aquinas lantai 4.

Dalam acara tersebut, terpilih tiga calon wisudawan yang karya tesisnya terpilih untuk didesiminasikan. Mereka adalah dr Patricia Tanuwijaya dengan judul tesisnya “Peran Pemerintah Jakarta Timur Dalam Penanggulangan TB-HIV dan Pemenuhan Hak Atas Kesehatan”. Selanjutnya drg Tahta Danifatis Sunnah dengan judul tesisnya “Perlindungan Hukum Subjek Penelitian Pada Penelitian Kesehatan Dalam Bidang Pendidikan Kedokteran Gigi”. Serta Djimmy Heru Purnomo Babo SKM dengan judul tesis “Kebijakan Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Tentang Kualifikasi Kepala Puskemas Dikaitkan Mutu Pelayanan Kesehatan”.

Ketua Program Studi Magister Hukum Kesehatan Unika Dr Endang Wahyati SH MH saat ditemui mengutarakan maksud diselenggarakannya ‘Best Thesis Award’ yang sudah rutin dilaksanakan setiap menjelang wisuda.

“Ini merupakan tradisi akademik di lingkungan Program Studi Magister  Hukum Kesehatan, dengan memilih tesis terbaik dari semua wisudawan periode III tahun 2019. Dan kali ini ada 14 wisudawan, dan kita mendapatkan tiga best thesis,” jelas Dr Endang.

Best thesis dimaksud syaratnya adalah nilai tesis tertinggi dan harus A, kemudian topik atau judul tesis juga menjadi pertimbangan dalam pemilihan best thesis tersebut, lanjutnya.

Kemudian tradisi best thesis award juga menjadi suatu peristiwa yang menjadi bagian pula dari publikasi, sedang bagi para mahasiswa pada saat meneliti, mereka memberikan janji tentang kemanfaatan hasil penelitiannya, sehingga kemanfaatan dari penelitian ini bisa tersosialisasikan diantaranya dengan seminar best thesis ini, tuturnya.

“Dalam seminar best thesis ini kita juga undang  beberapa mitra terutama pihak-pihak yang menjadi lokasi para mahasiswa dalam melakukan penelitian. Sedangkan harapan dengan penyelenggaraan seminar best thesis ini, agar seminar ini bisa menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain yang sedang mengerjakan tesis agar lebih semangat dalam menyelesaikan tesisnya,” tandas Dr Endang.

Adapun dalam paparan salah satu pemateri best thesis yaitu dr Patricia Tanuwijaya dengan judul tesisnya “Peran Pemerintah Jakarta Timur Dalam Penanggulangan TB-HIV dan Pemenuhan Hak Atas Kesehatan”. Lebih banyak mengulas tentang perlindungan kepada masyarakat terhadap penyakit menular terutama TB-HIV yang didasari oleh regulasi pemerintah dan Hak Asasi Manusia (HAM) di daerah Jakarta Timur serta penanggulangannya oleh pemerintah Jakarta Timur.

Hal yang perlu diketahui pula dari paparan dr Patricia mengenai TB-HIV, ternyata penularannya adalah secara langsung dan setiap tahun selalu meningkat kasusnya serta paling besar jumlahnya adalah di usia produktif.

Maka dengan demikian perlu ditingkatkan peran Pemerintah Kota Jakarta Timur dalam penanggulangan TB-HIV, tanpa mengesampingkan faktor-faktor yang mempengaruhi peran pemerintah kota Jakarta Timur, seperti faktor yuridis, faktor sumber daya dan faktor teknis.(fas)

Kategori: ,