Tujuh Mahasiswa Unika Ikuti ISC APTIK 2019
Selasa, 5 November 2019 | 12:04 WIB

Para mahasiswa perwakilan Unika Soegijapranata beserta pendamping berfoto bersama saat mengikuti salah satu kegiatan kunjungan ke Pesantren Tebuireng, Jombang

Tujuh orang mahasiswa dari berbagai fakultas di Unika Soegijapranata selama tiga hari mulai Kamis (31/10) hingga Sabtu (2/11), telah mengikuti kegiatan Intercultural Student Camp Asosiasi Perguruan Tinggi Katolik (ISC APTIK) 2019 Batch V dengan tema “ Tantangan Kaum Milenial dalam Mewujudkan Peradaban Kasih,” bertempat di Wisma Resi Aloysii Pacet, Mojokerto.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, tujuh mahasiswa Unika itu didampingi oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Unika Soegijapranata Dr V Kristina Ananingsih ST MSc, serta Kepala UPT Kemahasiswaan dan Alumni, Alvonsius Ponco Hadi Heru Cahyono SKom MM.

Sedang tujuh orang mahasiswa tersebut, mereka adalah Anisa Fatriani (FHK), Tan Nia Natasha (FHK), Valentina Dhani (FPsi), Dominikus Aditya (FPsi), Befferly Lucky Nando (FT), Fiona Indah (FT) dan Thomas Aquinas Sandy (FTP).

ISC APTIK 2019 adalah kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun oleh APTIK, dan untuk pelaksanaan tahun 2019 ini yang menjadi tuan rumah adalah Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya.

Adapun peserta ISC APTIK 2019 adalah para mahasiswa dari 21 Perguruan Tinggi Katolik di Indonesia yang berjumlah sekitar 125 orang.

Dalam kegiatan ISC APTIK 2019 ini pula, para mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah berkesempatan untuk mengunjungi Pesantren Tebu Ireng di Jombang dan Gereja Pohsarang di Kediri.

“Kami jadi tahu tentang sejarah Gereja Pohsarang, sehingga bisa belajar tentang kasih dari perspektif berbagai agama,” kata Anisa Fatriani, perwakilan mahasiswi Unika Soegijapranata

Malam Kedua di acara ISC APTIK 2019 ini ditutup dengan malam budaya dari berbagai daerah di Indonesia. Dan Unika Soegijapranata sendiri menampilkan nyanyian Rayuan Pulau Kelapa yang diselingi tarian dari perwakilan UKM Kembang Taru dan narasi tentang Sumpah Pemuda.

Di hari terakhir, terdapat Deklarasi ISC APTIK 2019 dan perutusan oleh Romo Satya Graha. “Setelah ikut kegiatan ini kami berharap, bisa meningkatkan sikap tolerasi ke sesama yang berbeda suku, ras, maupun agama,” ucap Fiona yang juga merupakan salah satu perwakilan mahasiswi Unika Soegijapranata . (Al-PHHC)

Kategori: ,