Training dan Workshop LIMA Bahas Peluang Industri Olah Raga
Rabu, 13 November 2019 | 14:37 WIB

Ryan Gozali selaku CEO LIMA saat memaparkan materinya

Unika Soegijapranata bekerja sama dengan Liga Mahasiswa (LIMA) pada hari Selasa lalu (12/11) telah menyelenggarakan kegiatan Training dan Workshop di ruang Teater, gedung Thomas Aquinas  kampus Unika Soegijapranata.

Dalam kegiatan yang dihadiri oleh sekitar 200 mahasiswa tersebut, hadir sebagai narasumber yaitu Ryan Gozali selaku CEO LIMA, kemudian Achmad Lanang sebagai General Manager Umbro Indonesia.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor IV Bidang Kerjasama dan Pengembangan Unika Soegijapranata Benny Danang Setianto SH LLM MIL menyatakan perlu untuk selalu dikembangkan kemampuan softskill mahasiswa yang bisa didapat melalui berbagai cara, diantaranya adalah pelatihan dan kegiatan, seperti halnya yang dilaksanakan oleh Unika dan Lima pada saat ini.

“ Dengan MoU antara Unika Soegijapranata dengan PT Bina Mahasiswa Indonesia (Liga Mahasiswa atau LIMA), saya melihat ada banyak peluang yang bisa dimunculkan, tidak hanya pada bidang olah raga saja tetapi juga bidang pendidikannya berupa training dan workshop yang sangat luar biasa pada hari ini,” ucap Benny.

Saya berharap para mahasiswa bisa memanfaatkan betul kesempatan ini dengan belajar tentang apa itu industri olah raga, bagaimana caranya mengetahui apa sih kelemahan dan kekuatan industri olah raga, serta bagian kedua kita bisa belajar bagaimana kita berelasi dengan sponsor dan mendapatkan sharing point dari materi yang akan kita dapatkan, lanjutnya.

Sedang salah satu pembicara yaitu Ryan Gozali mencoba membuka cakrawala peserta tentang peluang industri olah raga dewasa ini.

“Kita hampir setiap tahun ada sekitar 25 kampus yang kita kunjungi, dan ini merupakan komitmen kita dimana kita tidak hanya fokus di kompetisi saja tetapi sisi akademisnya juga kita perhatikan, seperti tiga pilar mahasiswa yaitu akademis, atletisme dan social responsibility,” jelas Ryan.

Pada acara hari ini kita bahas materi tentang akademis dan social responsibility, dimana dalamnya terdapat ilmu yang menurut saya di Indonesia saat ini masih sangat jarang. Seperti misalnya sport marketing dan sport management yang sangat berkorelasi langsung dengan banyak industri.

Apalagi sekarang banyak brand yang menggunakan sport sebagai alat bagi program-program mereka baik dari marketing maupun sales serta CSR mereka, pungkas Ryan. (fas)

Kategori: ,