Prodi RIL Bahas Pemindahan Ibukota Baru Dalam Kuliah Umumnya
Selasa, 12 November 2019 | 16:33 WIB

Pada hari Senin (11/11) bertempat di ruang kuliah 3, gedung Thomas Aquinas Unika Soegijapranata, telah diselenggarakan Kuliah Umum dengan topik “Pemindahan Ibukota Baru Republik Indonesia dari Kacamata RIL.”

Terselenggaranya acara ini merupakan salah satu kegiatan dalam rangka Dies Natalis ke-1 Program Studi Rekayasa Infrastruktur dan Lingkungan (RIL), Fakultas Ilmu dan Teknologi Lingkungan Unika Soegijapranata.

Dalam penjelasannya, Ketua Program Studi Rekayasa Infrastruktur dan Lingkungan Unika Soegijapranata, Dr Rr MI Retno Susilorini ST MT mengemukakan tentang kegiatan kuliah umum yang menyoroti tentang pemindahan ibukota RI.

“Pada masa ini sedang giat-giatnya dibicarakan bahkan menjadi isu nasional tentang rencana pemindahan ibukota RI ke Kalimantan. Untuk itu kami mengadakan kuliah umum dengan topik tersebut disamping untuk memperingati Dies Natalis ke-1 Program Studi Rekayasa Infrastruktur dan Lingkungan (RIL), namun juga untuk menggali seberapa luas dampak, dan juga seberapa jauh keinginan masyarakat dan partisipasi masyarakat terutama kalangan akademisi, untuk berpartisipasi sekaligus mengkritisi dalam upaya mendukung dan mensupport rencana pemerintah tersebut,” jelas Dr Retno.

Dalam kuliah umum ini Prodi RIL akan menyampaikan narasi-narasi tentang infrastruktur dan lingkungan melalui paparan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan yang menjadi salah satu tujuan dari pembangunan ibukota baru yang direncanakan oleh pemerintah, sambungnya.

Ibukota baru itu harus green, smart, comfort dan juga sustainable serta beautiful. Nah, untuk itu maka perlu kota yang sangat memperhatikan kesehatan lingkungan, termasuk dalamnya pengelolaan sampah dalam konteks ibukota kita yang baru.

Dan kaitannya dengan pelaku pembangunan ibukota baru, tidak lain adalah generasi muda atau milenial dari SMA yang akan studi S1 serta disiapkan untuk menjadi tenaga-tenaga yang nanti memiliki kompetensi.

Olehkarenanya kita memanggil para generasi muda yang masih studi di SMA untuk memfokuskan diri serta belajar tentang infrastruktur dan lingkungan, agar mereka juga bisa menjadi pelaku pembangunan kota masa depan kita ini.

Sementara Dekan Fakultas Ilmu dan Teknologi Lingkungan (FITL) Unika Soegijapranata, Prof Dr-Ing L M F Purwanto yang turut hadir dalam acara kuliah umum RIL menilai prodi RIL cukup progresif untuk melihat atau menyikapi trend yang terjadi di saat ini.

“Program RIL ini menjadi sebuah program studi yang menanggapi banyak hal, banyak aspek terkait dengan keilmuan. Artinya dalam RIL tidak hanya berbicara aspek fisik tetapi bisa juga melihat pada aspek-aspek lain, misalnya kebijakan pemerintah, pengembangan-pengembangan keilmuan dan sebagainya, sehingga program RIL ini ke depan menjadi suatu peluang yang baik dan menjanjikan untuk dikembangkan,” kata Prof Purwanto.

Dan harapannya untuk tahun mendatang akan memiliki peminat yang cukup banyak, karena perkembangan zaman telah menuntut orang tidak hanya menguasai satu bidang saja tetapi dia juga menguasai aspek-aspek yang lain di sekitar bidang itu.

Bahkan saat ini prodi RIL dengan PMLP bekerja sama untuk memiliki satu program fastrack yang bertajuk ‘Smart City.’ Harapannya dengan ada program Smart City ini program RIL dan PMLP bisa menjadi suatu program yang berkelanjutan, pungkasnya. (fas)

Kategori: ,