KKU Unika Adakan Seminar Bagi Usaha Kuliner Dampingannya
Senin, 25 November 2019 | 11:26 WIB

Photo Bersama Ketua P3M, Bapak Lurah Kemijen, DPL, Narasumber, dan Peserta Seminar

Sabtu (23/11/2019) peserta Kuliah Kerja Usaha (KKU) Universitas Katolik Soegijapranata Semarang yang ditempatkan di Kelurahan Kemijen melakukan kegiatan Seminar akan Pentingnya Keamanan dalam Proses Produksi Pangan untuk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) makanan dan minuman.

Tema keamanan pangan meliputi higienitas dan sanitasi produksi. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari program wilayah, gabungan dari empat kelompok KKU di wilayah Kemijen. Narasumber dari kegiatan ini adalah Stefani Amanda Harmani STP MSc yang merupakan dosen Fakultas Teknologi Pertanian Unika Soegijapranata.

Acara seminar diadakan di Aula Kelurahan Kemijen, dan dibuka oleh Ketua Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (P3M) Unika Soegijapranata Rudy Elyadi SE MM,  dilanjutkan dengan sambutan  oleh Bapak Dwi Wiyana S Sos selaku Lurah Kemijen.

Menurut Shresta Purnamasari SE MSc, selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), tema keamanan pangan dipilih karena berdasarkan pemetaan yang dilakukan LPPM, sebagian besar UMKM yang ada di wilayah Kemijen merupakan UMKM dalam bidang kuliner. Selain itu pada periode ini UMKM yang dipilih menjadi mitra pendampingan KKU adalah UMKM yang memproduksi makanan dan minuman. Seminar ini juga sekaligus menjadi follow-up dari program evaluasi sanitasi dan higienitas yang telah dilakukan masing-masing kelompok KKU.

Menurut Yanuar, mahasiswa KKU selaku Koordinator Kegiatan Wilayah, seminar ini diharapkan dapat membuat para pelaku usaha pangan di wilayah Kemijen lebih sadar akan pentingnya higienitas dalam proses produksi pangan, sehingga produk pangan yang dihasilkan aman dikonsumsi masyarakat. Lebih lanjut, narasumber, menyatakan bahwa keamanan pangan ini mampu menjadi sarana meningkatkan kepercayaan masyarakat sehingga diharapkan pemasaran produk meluas dan memberikan profit yang lebih banyak.

Dalam penyampaian materinya, narasumber sangat informatif, komunikatif dan menggunakan bahasa serta analogi-analogi sederhana yang mudah dipahami oleh semua peserta. Narasumber juga memberikan beberapa tips sederhana yang dapat dilakukan peserta untuk memastikan kebersihan dan keamanan pangan hasil produksi.

ada sesi terakhir, peserta diberikan kesempatan untuk bertanya. Dari empat puluh peserta yang hadir, terdapat empat orang penanya terkait pengolahan makanan yang baik dan keamanan dari proses produksi termasuk dari sisi lingkungan maupun bahan dan barang yang digunakan.

Diharapkan, pengetahuan dan semangat positif yang diperoleh dari seminar ini para pelaku UMKM  dapat mempraktekkan proses produksi yang bersih dan sehat sehingga memberikan produk pangan yang aman dikonsumsi. Produk-produk yang aman tersebut akan disukai oleh para konsumen, pada akhirnya pelaku usaha dapat meningkatkan pendapatan  dan kesejahteraannya meningkat.

Kategori: ,