Unika Lepas 213 Mahasiswa Ikuti Program KKU dan KKS
Senin, 14 Oktober 2019 | 10:28 WIB

Rektor Unika Prof Dr F Ridwan Sanjaya beserta Kepala LPPM Unika Dr Berta Bekti Retnawati tampak menyematkan jaket almamater secara simbolis saat upacara kepada perwakilan mahasiswa.

Pada Senin (14/10) bertempat di lapangan Albertus, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unika Soegijapranata telah melepas pemberangkatan mahasiswa yang mengikuti program Kuliah Kerja Usaha (KKU) dan Kuliah Kerja Sinergis (KKS) dengan  pimpinan upacara Rektor Unika Soegijapranata Prof Dr F Ridwan Sanjaya MS IEC .

Dalam pesannya, Rektor Unika Soegijapranata Prof Ridwan Sanjaya menyatakan bahwa sejak awal Unika tetap konsisten dalam penyelenggaraan kegiatan KKN, bahkan berkembang inovasi baru menjadi KKU dan KKS.

“Sekitar tahun 1998 yaitu di masa  reformasi, ada gerakan yang bertujuan meniadakan KKN. Namun Unika Soegijapranata yang saat ini berkembang menjadi perguruan tinggi swasta terbaik se-Jawa Tengah menurut versi Kemenristek Dikti, lebih memilih tetap menyelenggarakan KKN dan inovasi barunya hingga sekarang,” jelas Prof Ridwan.

“Memang dalam inovasi butuh waktu untuk bisa dikenal dan dipahami. Jadi KKU dan KKS adalah inovasi baru dari LPPM Unika disamping program KKN yang sudah ada sejak lama.”

“Dengan para mahasiswa mengikuti program KKU dan KKS maka para mahasiswa setelah lulus nanti, tidak hanya mendapatkan bekal kemampuan hard skill atau akademik saja, tetapi juga bekal soft skill seperti misalnya kemampuan komunikasi, negosiasi dan sebagainya,” ucapnya.

Lebih lanjut Prof Ridwan juga mengingatkan untuk pelaksanaan kegiatan KKU dan KKS agar senantiasa berpihak pada alam disamping penerapan teknologi yang dikuasai oleh para mahasiswa.

“Kita harus mengingat bahwa sesuai dengan tema karya Unika Soegijapranata tahun ini yaitu Integritas ekologis, maka hendaknya dalam kegiatan KKU maupun KKS agar tetap mengacu pada tema karya Unika, dengan tetap menjaga alam. Seperti LPPM Unika dalam proses pengurusan KKN, KKU dan KKS sudah tidak lagi menggunakan kertas alias sudah online,” tandas Prof Ridwan.

Peserta KKU yang diterjunkan dalam program KKU dan KKS adalah sejumlah 213 mahasiswa. Yang terbagi menjadi 150 mahasiswa untuk program KKU di Kelurahan Tanjung Mas, Kelurahan Kemijen, Lingkungan Sambiroto, Kelurahan Karangayu, Lingkungan LPUBTN dan Keluarahan Kandri. Sedang sisanya sejumlah 63 mahasiswa untuk program KKS di Kelurahan Tegalsari.

Dalam penjelasannya Rudi Elyadi SE MM selaku Kepala Pusat Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (P3M) Unika Soegijapranata, juga menyampaikan masa berlangsungnya kegiatan KKU dan KKS tersebut.

“Masa waktu pelaksanaan KKN dan KKS periode ini adalah mulai tanggal 14 Oktober sampai dengan 15 Desember 2019. Maka di harapkan para mahasiswa dapat memanfaatkan waktu dengan baik dan bisa menjaga nama baik universitas di tengah masyarakat,” tutupnya. (fas)

Kategori: ,