Tujuh Mahasiswa Prodi Teknik Sipil Raih Prestasi Dalam Kompetisi Nasional
Kamis, 17 Oktober 2019 | 16:30 WIB

Tim Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata menerima penghargaan dari penyelenggara Kompetisi K2R 4.0

Memiliki prestasi memang menjadi kebanggaan tersendiri bagi pemiliknya, apalagi jika prestasi tersebut termasuk kategori nasional dan bergengsi.

Baru-baru ini, tujuh mahasiswa Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Unika Soegijapranata telah berhasil meraih prestasi dengan mendapat Juara Harapan II atau peringkat lima dan peringkat tiga pada kategori yang dilombakan dalam Kompetisi Konstruksi Ramping (K2R) 4.0 di Aula Timur ITB, Bandung.

Daniel Hartono selaku koordinator tim yang mengikuti kompetisi ini, saat ditemui membagikan pengalamannya selama mengikuti kompetisi tersebut.

“Pelaksanaan kompetisi konstruksi ramping di ITB ini dilaksanakan rutin tiap tahun. Dan penyelenggaraan tahun ini adalah penyelenggaraan yang keempat kalinya, sementara kita sudah mengikuti kompetisi ramping ini tiga kali,” jelas Daniel.

Lebih lanjut Daniel menjelaskan, selama tiga kali mengikuti kompetisi itu, kita berhasil meraih prestasi pada penyelenggaraan kompetisi yang ketiga dengan mendapat Juara Harapan II pada kategori produktifitas total. Sedangkan untuk tahun ini kita kembali berhasil meraih Juara Harapan II pada kategori produktifitas total, dan peringkat tiga pada kategori pemborosan minimum.

Tim Perwakilan Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata beserta pendamping dalam Kompetisi K2R 4.0 di Aula Timur ITB

Tim dari Unika mewakilkan tujuh mahasiswa untuk mengikuti kompetisi ini, yang terdiri dari satu orang Project Manager (PM) adalah Daniel Hartono, dan enam anggotanya yaitu Ricky Priyagus Kurniawan, Lay Samuel Christian, Titis Purwasari, Brigita Tara Laurensia S, Daniel Suryo W dan Atanasius Agri Permadi Putra.

Sedangkan dosen pendamping selama mengikuti kompetisi di Aula Timur ITB adalah Dr Hermawan ST MT.

“Penyelenggara kompetisi K2R 4.0 adalah Kelompok Keahlian Manajemen dan Rekayasa Konstruksi Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL) ITB bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR),” sambung Daniel.

“Selain itu dalam kompetisi K2R 4.0 tahun ini, pesertanya tidak hanya diikuti oleh perguruan tinggi saja tetapi diikuti pula oleh kelompok perusahaan konstruksi (konsultan dan kontraktor),” tuturnya.

“Acara ini merupakan kompetisi antar tim yang melakukan simulasi proses pelaksanaan konstruksi di lapangan dengan melakukan pembangunan melakukan material lego. Sehingga kompetisi ini sangat menarik karena bukan hanya menekankan pada manajemen proyek yang baik supaya dapat mengerjakan pekerjaan dengan efektif dan cepat, namun juga proses yang dihasilkan untuk menghasilkan pemborosan minimal,” tutupnya, (fas)

Kategori: ,