Netha, Mahasiswi D3 Perpajakan, Sang Juara II Kejuaraan Bola Tangan
Minggu, 27 Oktober 2019 | 8:16 WIB

Menjadi mahasiswa Universitas Katolik Soegijapranata itu menyenangkan, begitu kata Zainetha Surya, mahasiswi D3 Perpajakan, angkatan 2018.

Dalam pernyataannya, Zainetha membagikan pengalamannya, “Saya tahu D3 Perpajakan adalah satu-satunya Sekolah Vokasi di Unika. Karena satu-satunya, saya yakin pasti, di sekolah vokasi ini saya akan mendapatkan banyak keterampilan yang pasti akan berguna ketika saya bekerja kelak. Nah menyenangkannya kenapa? Ya karena saya bisa tetap mengembangkan hobi olah raga,” ucapnya.

Lebih lanjut Netha menceriterakan pengalamannya dengan kata-kata yang penuh semangat. Netha, nama panggilan dari Zainetha Surya yang baru saja menjuarai Kejuaraan Bola Tangan Pra PON XX, sebagai juara II.
Kejuaraan ini merupakan event PRA PON XX 2020, yang diselenggarakan dari tanggal 21-24 di Purwokerto. Pesertanya adalah 13 putri dan 14 putera dibagi menjadi 4 grup. Jawa Tengah (Jateng) satu grup dengan Jabar, Lampung, dan Kalimantan Selatan.
Dalam pertandingan pertama Jawa Tengah bertemu dengan Jabar, pertandingan tersebut adalah kunci (penentuan) untuk Jateng bisa lolos PON 2020 di Papua. Tidak mudah, karena dari dulu Jabar adalah tim yang terkuat dan sudah memiliki nama juara.

Dan tanpa diduga, dengan kerja keras tim, Jawa Tengah bisa mengalahkan Jabar. Jateng bisa menorehkan sejarah baru. Babak pertama kita seri 6-6 lalu babak kedua sampai akhir kita unggul jadi 14-11 dan disitulah saya dan teman-teman satu tim menangis bahagia bisa mengalahkan Jabar dan bisa lanjut ke pertandingan selanjutnya melawan Kalsel dan Lampung.

Kalsel dan Lampung bisa kita taklukan dengan baik. Setelah mengalahkan dua provinsi ini Jateng menuju semifinal melawan DKI jakarta. DKI Jakarta sama beratnya dengan Jabar karena banyak senior jebolan timnas disana. Dan akhirnya tim Jawa Tengah dapat menaklukan DKI.

Dalam babak final Jawa Tengah bertemu Kaltim. Pertandingan ini sungguh ketat, sampai menit terakhir pun kedudukan masih sama 20-18 sehingga Kaltim menjadi juara satu. Meskipun kalah, Netha mengatakan puas, karena berjuang sekuat tenaga. Dan Netha beserta teman-teman masih harus berjuang di PON 2020 Papua. Semoga mereka dapat mengharumkan nama Jawa Tengah dan sekaligus membuktikan bahwa mahasiswa Universitas Katolik Soegijapranata tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, namun juga memiliki sifat sportif, dan mau secara persisten berjuang meraih kemenangan. [-air-]

Kategori: ,