Inovasi Perpustakaan Unika, Raih Penghargaan ALIA 2019
Jumat, 11 Oktober 2019 | 8:01 WIB

image

Perpustakaan Unika Soegijapranata mendapat anugerah Juara Kedua lomba Academic Library Innovation Award (ALIA) 2019. Gelaran tersebut diselenggarakan oleh Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia (FPPTI), acara dilaksanakan di Hotel Novotel Bandar Lampung, Rabu (2/10/2019) lalu.

Kepala Perpustakaan Unika Soegijapranata Rikarda Ratih Saptaastuti SSos mengatakan, perpustakaan Unika sempat terpilih menjadi Juara Pertama ALIA 2019 tingkat Provinsi Jawa Tengah sehingga mewakili untuk gelaran di tingkat nasional.

"Dalam kompetisi, perpustakaan Unika Soegijapranata mengangkat tema ‘Shifting The Library Paradigm’, yang artinya adalah pergeseran paradigma perpustakaan sebagai dampak dari era disruptif," ujarnya, Kamis (10/10/2019).

Ratih menerangkan, di Era disruptif, perpustakaan harus mampu bertahan dengan melakukan inovasi. Maka inovasi-inovasi yang dilakukan oleh perpustakaan perguruan tinggi itu memang bermacam-macam tergantung dari implementasi perpustakaan itu di masing-masing perguruan tinggi.

Sedangkan Inovasi perpustakaan Unika dilakukan dari beberapa aspek, yaitu dari aspek pengembangan software, pengembangan layanan dan dari aspek pengembangan peran pustakawan. "Peran pustakawan misalnya bisa membantu dan berkolaborasi dengan para dosen membuat konten  audio visual di ruang SPEDA (Studio Pembelajaran Digital), sehingga materi yang dihasilkan dapat digunakan untuk konten di e-learning atau kursus online, bahkan bisa dimasukkan ke you tube," tambahnya.

Dalam hal pengembangan software, salah satunya software open source di perpustakaan Unika Soegijapranata dikembangkan menjadi lebih optimal yaitu dengan pemberian notifikasi kepada para mahasiswa atau dosen yang harus mengembalikan buku pinjaman.

"Biasanya notifikasinya setiap pagi satu hari sebelum buku yang dipinjam harus dikembalikan ke perpustakaan, dan notifikasi itu akan berhenti jika yang bersangkutan sudah menyelesaikan kewajiban peminjaman buku itu di perpustakaan," ucapnya.

Hal lain aplikasi perpustakaan juga sudah terintegrasi ke sintak Unika, jadi dari sintak ada satu button yang namanya peminjaman buku, dan apabila button itu di klik maka akan muncul informasi buku apa yang sudah dia pinjam dan buku apa yang terlambat belum dikembalikan secara pribadi.

"Untuk membaca e-book, para mahasiswa dan dosen bisa membaca di http://lib.unika.ac.id/ e-library universitas katolik soegijapranata. Di laman ini para mahasiswa dan dosen bisa meminjam dan baca e-book yang tersedia," imbuhnya.

Selain itu juga ada sistem AR (Augmented Reality) dan VR (Virtual Reality) yang bertujuan untuk menumbuhkan minat baca para mahasiswa dan dosen di perpustakaan Unika.

https://www.ayosemarang.com/read/2019/10/10/45420/inovasi-perpustakaan-unika-raih-penghargaan-alia-2019

Kategori: