Soft Skills Training #2 USAID-RWAP : ready to work !! Pelatihan dari SSCC-Pusat Karir kepada Mahasiswa
Senin, 2 September 2019 | 12:48 WIB

Pelatihan soft skills yang bertema Ready to Work ini , sekiranya akan berlangsung dalam 7 batch. Diharapkan setiap batch dapat membawa 90 orang peserta , dari mahasiswa semester V sampai dengan semester akhir, ataupun yang akan diwisuda.

Batch #2 yang dilaksanakan tanggal 30-31 Agustus ini diikuti oleh 40-an peserta dari berbagai program studi. Baik mereka yang sudah lulus, akan diwisuda, tahap skripsi, atau bahkan yang masih semester V. Sangat bervariasi sekali, yang menumbuhkan dinamika berbeda daripada batch #1.

Masih dimulai dengan identifikasi atau pengenalan diri sendiri, dengan harapan / hope akan buah yang dipetik setelah mengikuti pelatihan ini sampai dengan membuat pohon tujuan. Selain itu, pengenalan diri dapat melalui gaya belajar.

Gaya belajar adalah cara seseorang mempelajari sesuatu. Banyak gaya belajar yang dapat diidentifikasikan pada diri seseorang. Beberapa gaya belajar yang dominan adalah dengan mendengar , melihat , melakukan , berbicara dan lain-lain. Terkadang gaya belajar seseorang dapat dilakukan dengan berbagai cara, hanya kecenderungan seseorang berada di area tertentu.

Ada pribadi yang dapat menyerap pembelajaran ketika dia melakukan sesuatu bersama dengan orang lain. Ada pula yang hanya melihat, dia mampu untuk melakukan hal yang baru. Sebaliknya, ada pula yang akan mendapatkan pembelajaran hal baru dengan hanya membaca saja, atau bahkan hanya dengan mendengar.

Tidak ada yang salah ataupun paling baik dalam gaya belajar seseorang. Untuk itulah, peserta diberikan pengertian bahwa di tempat kerja nantinya, mereka harus siap dengan berbagai gaya belajar agar mampu beradaptasi dengan semua kondisi.

Gaya belajar ini dikaitkan dengan model / gaya kepemimpinan. Seperti halnya gaya belajar, masing-masing orang mempunyai gaya kepemimpinan yang berbeda-beda. Dengan mempelajari berbagai gaya kepemimpinan, peserta akan dibawa menuju kondisi yang berbeda-beda pula yang akan dialami di tempat kerja. Kondisi tertentu akan membawa seseorang merubah gaya kepemimpinannya, agar tujuan bersama dapat tercapai.

Pelatihan selama dua hari ini masih dimonitoring penuh oleh fasilitator dari USAID, yaitu bu Wiwien , bu Tanti dan bu Christin. Ketiga fasilitator dari USAID-RWAP ini sudah cukup senior dan sangat menyemangati para fasilitator dari Unika. (sscc-yoel)

Kategori: