Rektor Unika: Wisudawan Harus Bisa Jadi Bagian Peristiwa Penting
Senin, 9 September 2019 | 8:22 WIB

image

Universitas Unika Soegijapranata mewisuda sebanyak 13 Ahli Madya, 463 Sarjana, dan 37 Magister. Acara Wisuda periode II tahun 2019 tersebut digelar di Gedung Sporthall Johannes Paulus II, Kampus Unika Soegijapranata, Semarang, Sabtu (7/9/2019).

Dalam sambutannya, Rektor Unika Soegijapranata, Prof Dr Ridwan Sanjaya mengatakan, bahwa wisuda kali ini adalah suatu peristiwa penting. Lulus dari perguruan tinggi dengan predikat apapun, merupakan bagian dari pencapaian dan sejarah yang akan terus melekat serta terceritakan sampai akhir hayat nanti.

"Kami sebagai pimpinan perguruan tinggi tempat Anda semua menjalani proses belajar, menjadi orang-orang yang bangga bisa melepas anda semua lulus dan segera menjalani proses berikutnya di dunia kerja," ujarnya.

Prof Ridwan menambahkan, semangat untuk menjadi bagian dari peristiwa-peristiwa penting untuk kemajuan Bangsa Indonesia ke depan harus bisa dimiliki wisudawan dan wisudawati usai diwisuda nanti.

"Para wisudawan wisudawati ini memiliki kesempatan yang sama untuk berkiprah dan menjadi bagian dari peristiwa penting ke depan nantinya. Karena masa sekarang ini ibarat masa pencerahan kedua. Semangatnya sama, yakni antusiasme termasuk di dalamnya sikap dan pandangan, yang didasarkan pada ilmu, estetika, dan efisiensi," imbuhnya.

Terkait teknologi saat ini, tambah Prof Ridwan, merupakan keniscayaan bagi generasi saat ini. Teknologi Informasi pun sudah menjadi bahasa bagi mereka. Teknologi informasi dijadikan sebagai papan selancar bagi mereka untuk menjalankan idenya, berkomunikasi, berkoordinasi, dan menghasilkan kreasi.

"Mereka seringkali mendapatkan pekerjaan dari perusahaan-perusahaan besar dari berbagai negara dan memperoleh pendapatan yang besar dari perkembangan teknologi informasi saat ini. Bagi mereka, teknologi informasi bagaikan bahasa pergaulan dengan minat dan bakat sebagai isi pembicaraan," ucapnya.

â–ºhttps://www.ayosemarang.com/read/2019/09/07/43600/rektor-unika-wisudawan-harus-bisa-jadi-bagian-peristiwa-penting

Kategori: