Pernah Ikuti Pertukaran Pelajar di Filipina
Selasa, 10 September 2019 | 12:04 WIB

Tidak bisa di pungkiri, salah satu moment yang terjadi di luar dari kendali diri adalah menjadi yang terbaik untuk diri sendiri dan orang lain. Ungkapan ini pun sejajar dengan apa yang dirasakan Antonius Wedha Ari Wardhana, ia merasa terkejut ketika mendapat predikat menjadi salah satu wisudawan terbaik prodi Perpajakan periode II tahun 2019 di Unika Soegijapranata, dengan IPK 3,86.

Mahasiswa yang pernah mengikuti Himpunan Program Studi Perpajakan ini pun mengatakan  pembelajaran di unika efektif dan balance  mengenai teori dan juga penerapan ilmu yang diberikan selama perkuliahan.

Mengulas tema tentang “Pemeriksaan Pajak Pasca Tax Amnesty Atas Pengurangan Aset Persediaan Pada PT. ABC”, penulisan skripsi ini lebih mengarah pada keadilan dalam perlakuan program pengampunan pajak di bidang perpajakan. ”Pengalaman saya magang, banyak kasus terjadi seperti itu, jadi penulisan saya ini merupakan kasus kehilangan aset persediaan yang bisa saja dialami oleh perusahaan. Nah disini perusahaan menuntut keadilan pajak melalui program Pengampunan Pajak agar persediaan yang hilang dapat diampuni sesuai Ketentuan Undang – Undang Nomor 11 Tahun 2016 tentang Pengampunan Pajak,” jelas pria alumnus SMA Kolese Loyola Semarang ini.

“Keadilan yang saya maksud disini ialah pengampunan pajak bukan hanya pada aset yang ada saja tetapi juga aset yang hilang biar adil, menelaah tentang Undang-Undang Nomor.11 th 2016 tentang Pengampunan Pajak pasal 1(satu). Lalu bagaimana dengan harta yang sudah tidak ada.? Seperti kasus kehilangan,  kan tidak ada harta yang bisa diungkapkan. Jadi saya ingin pengampunan pajak bukan hanya pada pengungkapan aset yang belum terlapor, melainkan juga pengungkapan atas ketidakberadaan aset, karena ini demi keadilan pengusaha terhadap UU pengampunan pajak”,ucap pria yang lahir dikudus ini dengan antusias.

Kewalahan dengan perolehan data dan kurang memahami, Wedha giat mencari literature yang dibahas, tentang peraturan perundang-undangan dan mampu bertahan menyelesaikan hingga akhir dengan maksimal.

Mahasiswa prodi Perpajakan ini juga pernah ikut serta dalam program Pertukaran Pelajar Fakultas Ekonomi dan Bisnis di Universitas San Carlos dan mengikuti SBE – ICBE di Cebu, Filipina.

Wedha juga dengan antusias menjelaskan orang-orang yang memotivasinya hingga saat ini. “Tak terlepas dari kedua orangtua saya (Bp Vensi & Bu Eny), kakak saya (Kunto), nonik saya (Vava), dua orangtua nonik saya (Bp Budi & Ibu Diyana), dan sahabat -sahabat saya (Yogi, Charol, Xandro, Mape, Winnie, Engkong, Axel)”,ungkapnya detail.

Sedikit harapan yang Wedha lontarkan untuk prodi perpajakan, Ia berharap kedepannya bisa menorehkan banyak prestasi secara akademik maupun non akademik dan mempertahankannya, untuk Unika Soegijapranata, kiranya kampus ini tetap bertahan dalam predikat yang unggul di segala bidang dan menciptakan bibit unggul sesuai dengan motto Talenta pro patria et humanitate.

“Membanggakan kedua orang tua dan mampu berguna bagi masyarakat umum serta membanggakan Almamater merupakan kebanggaan tersendiri yang saya pegang jika saya bekerja ataupun melanjutkan studi kembali. Dan ketika mendengar nama Unika Soegijapranata itu adalah tempat saya menemukan kado terindah. Berakit rakit ke hulu, berenang renang ke tepian, gagalmu cukup sekali, jangan jatuh pada lubang yang sama karena kegagalanmu adalah kunci dari kesuksesan juga,” tutupnya singkat.(C.Eliz)

Kategori: ,