Pengabdian Masyarakat Harus Memikirkan Kepentingan Semua Pihak
Jumat, 20 September 2019 | 14:10 WIB

image

Kepentingan industri atau pemakai produk harus diperhatikan, dalam sinergi pengabdian masyarakat yang dilakukan dalam jangka panjang. Contohnya menurut Direktur Marifood Harjanto Halim, gerakan ecobrick yang sedang dilakukan oleh perusahaannya untuk mengelola sampah plastik.

“Gerakan ini sebagai bentuk pertanggungjawaban kami sebagai produsen makanan dengan memakai plastik sebagai kemasannya. Kegiatan yang sudah dilaksanakan hampir satu tahun ini juga bisa sebagai sarana promosi produk kami,” kata Harjanto Halim usai menjadi narasumber di Seminar Nasional Hasil Pengabdian Masyarakat ‘Keterlibatan Sinergis Perguruan Tinggi dalam Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat’ di Ruang Teater Thomas Aquinas Unika Soegijapranata Semarang, belum lama ini.

Dalam kampanye ini masih kata dia, universitas bisa ikut berperan dalam membantu pembuatan modul edukasinya misalnya. Peran lain yang bisa diambil universitas, adalah mengenalkan kepada lembaga lainnya sehingga gerakannya menjadi lebih luas. Bisa juga universitas memikirkan, apa yang akan dilakukan dengan ecobrick yang sudah terkumpul dalam jumlah yang besar.

“Kami tidak perlu diminta pasti sudah mengurangi penggunaan plastik sebagai kemasan produk. Menurut kami, pengurangan penggunaan material plastik juga menguntungkan karena mengurangi ongkos produksi,” tuturnya.

Tetapi tidak bisa serta merta menghilangkan material plastik karena terkait dengan daya tahan material yang menggantikannya. Bio plastik misalnya, bagus karena dapat mengurangi dampak negatif penggunaan plastik dan sangat ramah lingkungan tetapi materialnya sangat rentan terlebih jika terpapar air. Selain penghilangan material plastik akan membinggungkan kami dalam menghitung satuan produksinya.

“Plastik kalau dibuang di jalanan atau ke sungai dan ke laut, akan menjadi berbahaya, tapi sebelum berbahaya bermanfaat dulu. Supaya tidak berbahaya dikelola, ecobrick satu cara untuk mengedukasi masyarakat bagaimana sampah agar dibuang sembarangan,” tambah Harjanto Halim.

Sementara Guru Besar Fakultas Teknik Pangan Unika Soegijapranata Prof Dr Budi Widianarko menyatakan, kampus menjalankan Tridarma perguruan tinggi di mana satu di antaranya adalah pengabdian masyarakat. Menurutnya pengabdian masyarakat itu penerapan hasil penelitian dan pengajian di kampus yang kemudian diterapkan di masyarakat.

Supaya efektif dalam merumuskan programnya bisa mendengar dari komunitas. Satu di antara komunitas adalah industri. Pada era saat ini kampus tidak bisa hanya melihat dari atas dan melihat adanya kekurangan ilmu yang diterapkan oleh masyarakat tetapi juga harus terlibat dalam persoalan-persoalan di masyarakat sehingga bisa diselesaiakan bersama.

https://www.suaramerdeka.com/news/baca/198825/pengabdian-masyarakat-harus-memikirkan-kepentingan-semua-pihak

Kategori: