Manajemen Waktu Menjadi Kunci Kesuksesannya
Selasa, 10 September 2019 | 12:17 WIB

Irfan Aditya Setyadji, atau yang akrab disapa Irfan, menjadi wisudawan terbaik Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) pada wisuda periode II tahun 2019 Unika Soegijapranata.

Dengan topik penelitian berjudul “Optimization of Ultrasound Assisted Extraction of Total Phenol from Piper Betle Linn. Using Response Surface Methodology”, ia lulus dengan IPK 3,91 dengan predikat cum laude (dengan pujian).

“Saya meneliti tentang cara ekstraksi daun sirih dengan optimasi menggunakan gelombang ultra. Metode optimasinya menggunakan suatu teknik statistik bernama response surface method. Ini merupakan metode yang cukup canggih untuk mengolah data,” terang Irfan.

Ada kisah menarik di balik perjuangannya. Ia mengaku kendala-kendala tak elak dijumpainya selama berjuang mengerjakan skripsi. “Kendalanya banyak, misalnya sudah merencanakan time table tapi terpaksa harus diubah karena ada kendala teknis atau harus mengantre urutan peminjaman laboratorium. Atau beberapa kali saya juga harus mengulang percobaan lagi hingga empat kali untuk mendapatkan hasil data yang baik,” ungkap Irfan.

Namun tantangan itu justru menjadi hal menarik baginya. Awalnya Irfan mengaku tidak terlalu tertarik dengan topik skripsi yang akan ia lakukan, karena jauh dengan bayangannya. Akan tetapi, setelah mulai mengerjakan dan mempelajari banyak hal melalui riset sekunder dan membaca jurnal, ia menemukan suatu tantangan yang menarik dan menyenangkan di balik topik skripsi ini. “Ternyata saya menemukan hal-hal baru yang belum pernah didapatkan di dalam kuliah sebelumnya. Oleh karena itu, saya justru merasa tertantang,” ungkapnya.

Irfan juga aktif dalam berbagai kegiatan akademik maupun non-akademik. “Tahun pertama masih tahap adaptasi, sehingga saya masih menimbang-nimbang kira-kira di mana wadah yang cocok bagi saya untuk berkontribusi. Di tahun kedua, saya menjadi ketua Kuliah Kerja Lapangan luar negeri. Di situ saya mulai menemukan kembali passion saya. Di tahun ketiga, saya mengikuti kepanitian fakultas dan menjadi anggota senat mahasiswa FTP.

“Tetapi karena fokus saya memang di bidang akademik, maka saya juga mengikuti acara yang pada dasarnya berbasis pengembangan akademik seperti Student Of The Year 2017 dan menjadi peringkat pertama, lomba presentasi karya ilmiah FOSTER, serta lomba akademik Food Quiz Bowl dan tim kami berhasil menjadi juara 1 untuk tingkat regional Jawa Tengah dan DIY,” terangnya.

Dalam memanajemen waktu, semua orang pasti memiliki caranya masing-masing. Demikian pula dengan Irfan yang memiliki cara unik dalam memanajemen waktunya. “Sebelum mengerjakan tugas, saya selalu mengecek seberapa tingkat kesulitan tugas tersebut dan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikanya. Misal saat mengerjakan laporan resmi praktikum. Jika materi yang akan saya kerjakan terasa cukup familiar atau sudah pernah membaca topik itu sebelumnya, saya akan mengerjakan tugas lain yang memiliki tingkat kesulitan lebih berat. Atau terkadang saya juga mengisi waktu yang ada dengan kegiatan lain seperti refreshing dengan olahraga, membaca novel, atau searching suatu topik baru yang menarik tentang misalnya tentang inovasi makanan. Tetapi jika tugas yang harus dikerjakan dirasa berat, maka harus segera dicicil.”

Irfan menutup percakapan dengan sebuah quote, “Penting bagi kita untuk memilih di mana kolam tempat kita akan berenang, tetapi yang lebih penting lagi adalah bagaimana kita berenang di kolam itu. Berdinamikalah dengan kesempatan yang ada, gunakan waktu yang ada dengan baik, dan jadikan tempat ini sebagai pijakan untuk menjadi diri yang lebih baik lagi.” (B-Agth)

Kategori: ,