Kuliah Sambil Bekerja Itu Bukan Suatu Kesalahan
Selasa, 10 September 2019 | 12:10 WIB

Life is a beautiful struggle. Itulah motto dan nilai yang berusaha dihidupi Ivarianie Virgiana. Perempuan kelahiran tanggal 27 Agustus pada 26 tahun silam ini merupakan putri dari pasangan Ichwan dan Alm Titiek Marianie. Perempuan yang kini sudah menyelesaikan studi Magister Profesi Psikologi dengan IPK 3,76 ini merupakan lulusan terbaik di prodi Magister Profesi Psikologi dalam Wisuda periode II tahun 2019 Unika Soegijapranata.

Vava panggilan akrabnya menceritakan bahwa pengalaman hidupnya tidak mudah. Problem yang muncul sejak masa kecil terlebih juga saat mamanya dipanggil ke hadirat Tuhan ketika ia masih duduk di bangku SMA, cukup mewarnai kehidupannya.

Dengan keadaan yang demikian itu, ia merasa bahwa kehidupannya sungguh berat. Protes demi protes ia layangkan pada Tuhan. Ia merasa bahwa hidupnya ini tidak adil. Namun demikian pada satu titik ia sadar bahwa ini adalah jalan yang ditunjukkan Tuhan. Bahwa di balik segala pengalaman tidak menyenangkan yang sudah dialaminya, Tuhan masihlah baik padanya. Dia tidak memberikan ular pada anak-Nya yang meminta roti. Hal itu ia rasakan terutama ketika bisa menyelesaikan studi Sarjana Psikologi dan Magister Profesi Psikologi di Unika Soegijapranta. “Semua itu bisa terjadi hanya karena berkat dan anugerah Tuhan,” tuturnya. Pengalaman-pengalaman berat namun indah itulah yang membuatnya terus menghayati dan menghidupi motto ‘life is a beautiful struggle’. Bahwa hidup adalah sebuah perjuangan dan perjalanan yang indah.

Salah satu bagian pengalaman perjuangan itu pun Vava rasakan ketika menempuh studi Magister Profesi Psikologi. Baginya pengalaman studi di masa awal S-2 tidaklah mudah. Ia harus menjalani studi sembari bekerja di salah satu perusahaan konsultan. Tidak jarang lembur menjadi pilihan ketika tugas-tugas perkuliahan menumpuk. Ini menjadi salah satu titik perjuangan yang sungguh dirasakan oleh Vava. Namun demikian, ia masih bersyukur bahwa di tengah perjuangan itu ia masih mendapatkan waktu untuk bercengkrama dengan teman-temannya. Ia masih bisa sharing, belajar banyak, dan masih bisa melakukan banyak hal dalam waktu yang sangat padat itu. Baginya pengalaman kuliah sambil bekerja itu bukan suatu kesalahan. Ia justru belajar banyak di sana dan merasa dipersiapkan mengalami dunia pekerjaan yang ternyata jauh lebih berat.

Untuk menyelesaikan studi Magister Profesi Psikologinya, perempuan kelahiran Grobogan ini mengangkat tema ‘Flourishing Ditinjau dari Leader Member Exchange dan Personal Value’.

Vava menuturkan bahwa alasan mendasar ia mengambil tema tersebut ialah adanya teori-teori baru yang mulai berkembang di ranah Psikologi Positif. Hal ini terutama mengenai mindset treatment dan pemahaman akan perilaku orang lain khususnya di bidang Psikologi Industri dan Organisasi (PIO). Vava bercerita bahwa paradigma yang sering dipakai untuk memberikan penilaian kerja atau perilaku karyawan ialah dari sisi kelemahan mereka. Psikologi Positif memberikan mindset baru bahwa paradigma yang memfokuskan diri pada kekuatan karyawan dan pengembangan kekuatan itu akan membuat mereka lebih produktif bekerja. Hal ini kemudian digabungkan dengan penelitian mengenai flourishing yang dikombinasikan dengan leader member exchange dan personal value yang sangat cocok digunakan pada perusahaan yang dipilihnya sebagai tempat penelitian.

Kini Vava sudah menyelesaikan studi dan siap melangkahkan kakinya ke dunia yang lebih luas. Baginya pengalaman selama 8 tahun kuliah di Unika Soegijapranata menjadi bekal yang cukup untuk dapat mengarungi derasnya arus dunia saat ini.

Harapannya hanyalah satu yaitu ia ingin agar ilmu yang sudah didapatnya bisa diterapkan. Ia ingin agar ilmu yang selama ini sudah ditimbanya dapat berguna bagi orang lain dan menjadi saluran berkat bagi orang lain juga, terutama pada bidang Psikologi Industri dan Organisasi. Semoga harapan itu dapat menjadi kenyataan dan sungguh dapat menjadi rahmat dan berkat bagi sesama. (FFI)

Kategori: ,