Seminar Society 5.0 di Unika : Era Kemanusiaan Setelah Industri 4.0
Senin, 12 Agustus 2019 | 10:36 WIB

image

Forum Doktor LPPM Unika Soegijapranata Semarang menggelar seminar pendidikan tinggi menuju Soeciety 5.0 di kampus setempat, Kamis (8/8/2019). Seminar yang dibuka Rektor Unika Prof Dr Ridwan Sanjaya MSIEC menampilkan nara sumber Prof Dr Aris Junaidi (Direktur Penjaminan Mutu Kemenristekdikti), Irendra Radjawali PhD (Chief Technology Officer Innovator 4.0 Indonesia) dan Robertus Setiawan Adji PhD (dosen Unika).

Rektor Unika Prof Dr Ridwan Sanjaya MSIEC menyampaikan seminar bertujuan untuk memposisikan iptek untuk mandat kemanusiaan. Dengan gencarnya perkembangan teknologi dengan berbagai label yang ada (revolusi industru 4.0 yang digagas Jerman dan era society 5.0 yang digagas Jepang) keduanya harus dipastikan tetap pada relnya yang tidak merusak kemanuasiaan, justru membangun kemanusiaan.

Prof Aris menyoroti masih minimnya doktor di Indonesia yang baru mencapai 14,7 % (45.000 doktor) dari total dosen 300.000. Jumlah ini juga masih kurang dibanding jumlah mahasiswa Indonesia yang mencapai 8 jutaan orang. Juga akreditasi BAN PT dengan nilai unggul (A) dari sekitar 4.700 perguruan tinggi (PT) saat ini baru 95 PT yang dapat A dan lebih dari 25,5 % bahkan belum terakreditasi institusi.  Kondisi ini menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi jajaran pendidikan di Indonesia.

Sementara itu pula Irendra Radjawali PhD menyampaikan perkembangan inovasi yang pesat belakangan ini di era Revolusi Industri 4.0 ataupun Society 5.0. Namun bangsa Indonesia tidak boleh terlalu condong pada salah satu “arah” tersebut. Indonesia harus bisa berada di tengah-tengah keduanya dengan bermodalkan budaya yang dimiliki Indonesia.

“Era setelah revolusi industri 4.0 menurut saya adalah era kemanusiaan lewat budaya. Karena sehebat apapun industri dan ipteks tetapi kalau kemanusiaannya atau budayanya lemah maka akan hancurlah iptek tersebut. Indonesia memiliki basis budaya yang kuat meski belakangan banyak yang makin luntur sehingga harus cepat-cepat dikembalikan pada basis budaya kita yang sejak dulu sudah kita miliki dan terbukti ampuh” tandas Radjawali.

https://krjogja.com/web/news/read/106841/Seminar_Society_5_0_di_Unika_Era_Kemanusiaan_Setelah_Industri_4_0

Kategori: