ASEAN jadi Pasar Besar, Indonesia Diharapkan Bisa Bersaing
Jumat, 30 Agustus 2019 | 9:59 WIB

image

Perang dagang antara China dan Amerika saat ini tentunya berdampak pada negara-negara yang menjadi mitra dagang mereka. Tak terkecuali negara di ASEAN, termasuk Indonesia.

Direktorat  Jenderal Kerja Sama ASEAN Kementerian Luar Negeri RI, Jose Tavares mengatakan, saat ini negara-negara ASEAN sedang bernegosiasi untuk membuat akses pasar besar di ASEAN.

"Terserah di dunia internasional ada kecenderungan pembatasan perdagangan di situ. Tapi di kawasan ASEAN ini berusaha menciptakan pasar yang lebih besar dan dinamis, bukan malah menutupnya," ujarnya usai mengisi Kuliah Umum dengan tema ‘ASEAN: Turning Challenges Into Opportunities’, di ruang Teater gedung Thomas Aquinas Unika Soegijapranata, Kamis (29/8/2019).

Perang dagang China dan Amerika, Jose menjelaskan, membuat barang dari China berpotensi tinggi membanjiri pasar ASEAN lantaran pembatasan yang dilakukan Amerika. Begitu pun sebaliknya, Barang Amerika berpotensi membanjiri pasar ASEAN.

"Juga ada peluang pasar dimana space pasar ini dulunya diisi AS ke Cina dan sebaliknya, sekarang nggak terisi. Yang dulunya kita tidak bisa bersaing sekarang kita bisa punya peluang itu. Namun intinya adalah kejelian perekonomian dan perindustrian kita untuk mengisi pasar pasar itu," tambahnya.

Jose menambahkan, ada sejumlah tugas besar yang saat ini harus dilakukan agar Indonesai bisa bersaing di pasar tersebut.  Seperti pentingnya peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan peningkatan mutu produk-produk Indonesia untuk bisa bersaing.

"Selain itu Aturan-aturan jangan tumpang tindih. Sehingga kita bisa meraih peluang tersebut. Dan itu adalah proses yang terus dilalukan Indonesia saat ini,"  tukasnya.
———
https://www.ayosemarang.com/read/2019/08/29/43051/asean-jadi-pasar-besar-indonesia-diharapkan-bisa-bersaing

Kategori: