Tiga Mahasiswa FBS Unika Studi ke Taiwan
Jumat, 12 Juli 2019 | 16:06 WIB

image

Tiga mahasiswa dari Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Unika Soegijapranata, mendapat kesempatan menempuh studi di Providence University, Taichung City, Taiwan selama satu semester.

Ketiganya yakni Steven Fernanda Soesilo dari prodi Englishpreneurship, serta Christian Abiyoga Purnomo dan Kidung Pelangi, keduanya dari prodi Sastra Inggris. Mereka mendapat kesempatan transfer kredit ke luar negeri, melalui beasiswa yang ditawarkan oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Ditjen Belmawa) Ristekdikti.

Dalam wawancara singkat dengan ketiga mahasiswa, diketahui bahwa para mahasiswa tersebut pada awalnya mendapat tawaran dari fakultas, tentang informasi program transfer kredit ke Taiwan pada awal Mei 2019.

Kebetulan saat itu sedang berlangsung seleksi FLASH (Faculty Language and Arts Shine) 2019, yang merupakan ajang seleksi SOTY (Student Of The Year) tingkat fakultas. Untuk selanjutnya akan dikompetisikan di tingkat universitas, serta penyeleksian Business Project 2019.

‘’Tawaran pada saat itu diberikan kepada empat mahasiswa, yang menjadi candidate FLASH 2019 tapi yang merespon hanya kami bertiga, dan selanjutnya kami diminta mengajukan porposal yang ditujukan ke Belmawa. Baru minggu lalu, kami mendapat jawaban bahwa porposal kami diterima dan akan mendapat kesempatan beasiswa untuk program transfer kredit ke Providence University, Taichung City, Taiwan, ‘’ ujar Steven di kampus Unika, Bendhan Dhuwur, Kamis (11/7).

Dalam program transfer kredit ini setelah dibandingkan, antara mata kuliah yang ditawarkan di Unika dengan di Providence University, ternyata ada beberapa
mata kuliah yang saling menyambung seperti mata kuliah Translation dan Interpretation, serta beberapa mata kuliah lain.

‘’Atas pertimbangan tersebut, kami memilih mata kuliah yang sama atau hampir mirip yang ditawarkan di dua universitas ini,’’ sambungnya.

Sementara itu, Christian juga menambahkan bahwa dalam program transfer kredit ke Providence University ini mereka bertiga akan mengambil 12 SKS dalam satu semester, mengingat banyaknya aktifitas lain yang juga harus diikuti selama transfer kredit di Taiwan.

Disamping itu, penawaran beasiswa transfer kredit ke luar negeri, kesempatan tersebut juga menjadi peluang untuk meng-explore kemampuan dan keahlian mahasiswa, sesuai dengan bidang ilmu yang tekuni, serta menambah wawasan dan jaringan. Tentunya dengan harapan suatu saat akan berguna untuk masa depan, kelak setelah lulus studi.

Sementara Kidung Pelangi yang merupakan satu-satunya sosok putri dari tiga mahasiswa ini juga memberikan respon senada. ‘’Profesi yang akan saya geluti setelah lulus nanti adalah penulis novel, maka tawaran transfer studi ke Taiwan ini bagi saya juga merupakan peluang untuk menjelajah belahan dunia lain, yang tentunya memiliki kultur dan budaya serta suasana yang berbeda dengan di Indonesia,’’ jelasnya.

►Wawasan 12 Juli 2019 hal. 11

Kategori: