SSCC : Lokakarya Penyusunan Rencana Ready to Work USAID , 3-4 Juli di Kayu Arum
Jumat, 5 Juli 2019 | 14:22 WIB

Foto bersama oleh seluruh peserta lokakarya dan tim RWAP-USAID seusai acara

Ready to Work Accelerator Program (RWAP) yang didanai oleh USAID akan segera diterapkan kepada mahasiswa Unika Soegijapranata dan 9 Perguruan Tinggi lain di Semarang dalam waktu dekat. Untuk itu, USAID mengadakan Lokakarya Penyusunan Rencana Penerapan Soft Skills Siap Kerja bagi Mahasiswa di Perguruan Tinggi yang menjadi rekanan USAID pada tanggal 3-4 Juli di Kayu Arum – Salatiga.

Lokakarya ini merupakan kegiatan wajib , harus diikuti oleh para personel yang telah mengikuti training of trainer – ToT RWAP pada periode Desember 2018 dan Juni 2019 yang lalu. Tiap Perguruan tinggi pemegang MoU RWAP-USAID wajib mengikuti lokakarya ini secara penuh selama 2 hari dengan mengirimkan 1 – 4 orang fasilitator.

Materi yang disajikan dalam lokakarya ini adalah : strategi pelaksanaan training yang membahas masalah waktu, tempat dan peran trainer/ fasilitator. Waktu pelaksanaan dan peran trainer/ fasilitator tiap Perguruan Tinggi berbeda-beda karena didasarkan pada kesiapan tempat serta jumlah batch / kelas (berapa kali training) yang harus dilaksanakan. Unika sendiri mendapatkan tugas 13 batch/ kelas , dimana masing-masing batch harus diikuti oleh 45 orang.  Dengan demikian, kewajiban tim Unika adalah harus memberikan  pelatihan bagi 585 mahasiswa.

penyusunan rundown materi dan jadwal oleh tim Unika (ki-ka: Abi, Ponco, Yuli, Lenny)

Hal lain yang wajib diperdalam oleh para peserta workshop adalah dapat membuat run down pelatihan secara detil meliputi jadwal kelas selama 2 hari, fasilitator yang bertugas  per sesi, tujuan dan kesimpulan per sesi, alat bantu tiap sesi, kelengkapan sarana dan prasarana kelas, serta pembuatan bahan ajar yang akan digunakan pada saat pelatihan nanti, sebagai media yang membantu peserta pelatihan agar dapat memahami materi soft skills ini dengan lebih cepat.

pembuatan alat bantu – materi pembelajaran oleh tim Unika-USM

Ada satu hal yang sangat penting dalam pelatihan soft skills ini, yaitu cara pelatihan yang active learning. Dalam active learning, fasilitator menggali sebanyak mungkin ide ataupun buah pikir dari peserta. Oleh karena itu, lokakarya ini juga menjadwalkan micro teaching bagi setiap peserta lokakarya.

Di akhir hari pertama, tim RWAP-USAID telah membuat jadwal presentasi bagi tiap perguruna tinggi untuk dapat melakukan micro teaching. Kali ini, Unika mendapatkan kesempatan menyampaikan materi Keuangan yang Sehat, berkolaborasi dengan tim USM.

pemaparan strategi training di Unika oleh Yuliana

Dr. Kristina Ananingsih, ST, M.Sc, Wakil Rektor III Unika Soegijapranata yang telah menugaskan Kepala Pusat Karir/ SSCC yaitu Yuliana Sri Wulandari, SE serta 3 dosen tendik  lainnya yaitu Alv. Ponco Hadi , S.Kom, MM. sebagai Kepala UPT Kemahasiswaan , Lenny Setyowati, SS.M.I.Kom , yaitu pejabat Ka Pusat Karir periode lalu dan Kepala BAA saat ini, serta CVR Abimanyu, S.Psi, M.Psi – trainer dan dosen tetap F.Psikologi, sangat berharap akan keberhasilan program percepatan siap kerja ini.

RWAP ini sangat mendukung program kerja yang telah dicanangkan oleh SSCC pada awal tahun 2019 ini , yaitu adanya workshop atau pelatihan bagi mahasiswa semester akhir tentang kesiapan soft skills mereka menuju dunia kerja.

Koordinator Program dan fasilitator utama dalam RWAP-USAID , Nina Hendarwati, sangat antusias dalam kegiatan ini. Mbak Nina, panggilan akrab beliau, sangat akrab dengan metode pembelajaran active learning. Ada fasilitator lain yang hadir dan membantu kami dalam lokakarya ini yaitu: Hartanti Nugraheni, Wiwien Prihartiningsih dan Ani Handayani. Tim RWAP-USAID ini sangat solid dan selalu memberikan bimbingan serta input yang sangat berharga bagi kami, agar kami menjadi fasilitator yang handal sesuai harapan mereka. (Yoel)

 

setelah micro teaching (tim gabungan Unika-USM)

Kategori: