BEMF IKOM Adakan Seminar Tentang Big Data
Jumat, 12 Juli 2019 | 12:47 WIB

Senior IT Specialist Data Management BCA Gilbert Wonowidjojo sebagai salah satu narasumber pada saat paparkan materi seminarnya

Sebagai salah satu acara dalam rangkaian hari ulang tahun Fakultas Ilmu Komputer (FIKOM) Unika Soegijapranata yang ke-14, maka pada hari Jumat (12/7) telah diselenggarakan kegiatan Seminar yang bertemakan “Big Data dan Financial Technology” oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas (BEMF) Ilmu Komputer.

Acara seminar yang dilaksanakan di ruang Teater gedung Thomas Aquinas Unika Soegijapranata ini, mengundang narasumber salah satunya adalah dosen Teknik Informatika Unika Robertus Setiawan Aji Nugroho PhD, Senior IT Specialist Data Management BCA Gilbert Wonowidjojo, dan IT Architecture and Analytics Head BFI Finance Ni Made Sunarti.

Sesuai pesan yang disampaikan oleh Rektor Unika Soegijapranata Prof Dr F Ridwan Sanjaya MS IEC saat membuka acara seminar, dikemukakan bahwa dalam rangka merealisasikan program rektorat Unika periode sekarang yaitu Unika Connect, salah satu bentuknya adalah acara seminar ini, yaitu menghubungkan talenta-talenta yang dimiliki oleh civitas akademika Unika dengan pihak lain di luar Unika, dalam hal ini adalah BCA dan BFI Finance.

Narasumber pertama yaitu Robertus Setiawan Aji Nugroho PhD menyampaikan pengantar perihal big data yang mengalami perkembangan sejak tahun 2010.

Big data adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari, sangat besar dan datangnya sangat cepat, volume sangat besar dan sebagainya, sehingga harus diproses. Sementara itu kita juga akan dihadapkan pada keberadaan kecerdasan buatan atau Articifial Intellegence, artinya proses matematika konvensional tidak bisa menyelesaikan masalah big data karena datangnya yang terlalu cepat. Jadi data itu besar sekali dan datang terus menerus maka satu-satunya pendekatan yang mampu menangani ini adalah Articifial Intellegence (AI),” ungkap Aji Nugroho PhD.

Articifial Intellegence (AI) adalah seperti mesin yang mampu belajar dan mempelajari hal yang baru dan berpikir kognitif seperti manusia. Dan kemampuan AI ini bisa juga diterapkan di berbagai bidang, diantaranya adalah pada financial technology pada dunia perbankan dalam hal ini BCA serta Leasing atau insurance seperti BFI Finance yang akan dibahas lebih jauh dalam seminar ini,” terangnya.

Sedang Gilbert Wonowidjojo dalam paparan materi seminarnya tampak lebih berfokus pada pengaplikasian big data dalam bank BCA.

“Dari big data kita bisa menggali data yang cukup besar dengan cepat dan retensi yang lebih lama. Kadang kita membutuhkan data misalnya ada regulator atau nasabah butuh data, kita bisa supply data itu dengan cepat, tepat dan akurat karena data itu penting,” tutur Gilbert.

“Dari BCA saat ini sedang menstabilkan big data dan harapannya setelah itu pihak eksternal BCA seperti customer atau regulator atau siapa pun yang berkepentingan dengan BCA dapat menerima manfaat pelayanan kami setelah dibantu dengan big data.”

“Kita juga menggunakan big data diantaranya untuk profitation, customer segmentation, atau profiling karena dengan big data kita dapat memproses data yang lebih besar,” tutupnya. (fas)

Kategori: ,