Pasar Desain Semarang Tinggi
Selasa, 25 Juni 2019 | 11:02 WIB

RDRS 25_06_2019 Pasar Desain Semarang Tinggi
Jawa Tengah khususnya Semarang memilik pasar desain yang tinggi. Hannya saja, banyak perusahaan besar yang produknya belum tergarap.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Asosiasi Profesional Desain Komunikasi Visual Indonesia (Aidia) Anthony Novianus. Dibanding Jakarta atau Jawa Barat, ia melihat pasar di tengah Pulau Jawa ini masih hijau. Pengembangan desain produk dinilai mampu meningkatkan daya saing produk lokal. Dengan tampilan produk yang menarik daya beli konsumen disebut juga akan naik. Meski demikian ia menyebut ada beberapa syarat yang harus dipenuhi agar nilai produk ikut naik seiring dengan desain bagus.

"Saya rasa pasar Semarang untuk brand produk tinggi, tetapi eksekusinya masih kurang. Mungkin masih malu-malu, peluang desainer profesional masih terbuka lebar untuk bisa menggarap branding produk. Sebuah desain haruslah bisa berbicara dan memikat calon pembeli melalui sebuah gambar yang bagus dan menarik," jelasnya seusai acara Senin (24/6).

Ia mengharapkan adanya wadah ini para desainer grafis ke depan tidak hanya terfokus pada desain melulu soal garis, warna, dan lainnya. Melainkan ada solusi dan saran yang terbaik untuk para klien yang datang baik dari perusahaan, atau instansi. Sehingga bisnis desain bisa menjadi altenatif untuk mengembangkan ide kreatif. Meskipun penghargaan untuk para desain memang dibilang masih kurang.

Sementara itu Peter Ardhianto salah satu anggota Aidia Semarang yang sekaligus dosen Desain Komunikasi Visual Universitas Katolik Soegijapranata Semarang mengatakan, pihaknya akan membuka jaringan yang luas untuk para desain muda yang ingin mengasah karya. Sehingga para anggota tidak kekurangan pelanggan, profesi akan kuat. "Kami memiliki misi untuk membuka jaringan luas untuk para desain muda yang ingin berkarya, tidak hanya itu kamijuga akan terus adakan pelatihan sehingga mereka tetap update yang sedang tren saat ini," jelasnya.

â–ºJawa Pos Radar Semarang, 25 Juni 2019 hal. 2

Kategori: