Digitaliasasi untuk Kenalkan Budaya Jawa
Senin, 17 Juni 2019 | 9:56 WIB

RDRS 16_06_2019 Digitalisasi Untuk Perkenalkan Budaya JawaSeni dan kebudayaan di Indonesia saat ini mulai ditinggalkan oleh generasi muda. Para generasi muda pun lebih tertarik kepada kebudayaan luar negeri. Hal inilah yang membuat The Java Institute (TJI) Unika Soegijapranata Semarang berencana menggelar seminar nasional dengan tema `Kebudayaan, Ideologi, Revitalisasi dan Digitalisasi Seni Pertunjukan Jawa dalam Gawai; Jumat (28/6) pekan depan.

Ketua TJI Unika Soegijapranata Ekawati Marhaenny Dukut mengatakan seminar tersebut akan lebih fokus membahas tentang pertunjukan seni yang sempat digandrungi masyarakat beberapa waktu lalu, misalnya saja campursari, tarian Jawa, maupun wayang orang atau Opera van Java. "Berbagai pertunjukan ini dulunya sangat diminati, namun saat ini malah ditinggalkan oleh generasi Z yang lebih terpincut dalam kemajuan teknologi," katanya di Kampus Unika Soegijapranata, Sabtu (15/6).

Kemajuan teknologi, lanjut dia, berpengaruh kepada masyarakat atau generasi muda yang tidak bisa lepas dan smartphone dan intemet yang tidak bisa ditinggalkan. Agar bisa dikenal atau diminati, pertunjukan seni ini ada baiknya bisa dimasukkan kedalam smartphone atau melalui digitaliasi. "Kami melihat seni pertunjukan sekarang itu ada di dalam gawai atau handphone”, jelasnya.

Salah satu pernbicari dalam seminar , Yosaphat Yogi menjelaskan, saat ini generasi Z ini memang tidak bisa meninggalkan smartphone dan internet. Keinginan menonton seni pertunjukan kebudayaan juga sedikit tersisihkan. "Semua yang ingin ditonton hampir semuanya dari gadget atau YouTube. Maka melihat itu, kita menyadari bahwa melalui YouTube ini bisa menjadi sarana revitalisasi budaya yang ada di Jawa," tambahnya.

Rencananya akan hadir sebagai pembicara dalam seminar tersebut Prof Sumarsam (Wesleyan University, AS), Prof Ridwan Sanjaya (Rektor Unika Soegijapranata), Yosaphat Yogi Tegar Nugroho (FBS Unika Soegijapranata) dan budayawan Semarang A Arif Setiawan.

►Jawa Pos Radar Semarang, 16 Juni 2019 hal. 2 

Kategori: