Unika Soegijapranata Semarang Buka Fakultas Kedokteran, Tahun Pertama akan Terima 50 Mahasiswa
Minggu, 26 Mei 2019 | 7:10 WIB

Unika Soegijapranata terus fokus memaksimalkan fakultas barunya, yakni Fakultas Kedokteran.

Sebagaimana ketentuan Kemenristekdikti, di tahun pertama ini pihaknya menerima 50 mahasiswa.

dr. Sugeng Ibrahim, Wakil Dekan 2 FK Unika Soegijapranata memaparkan infrastruktur atau SDM, standar minimal sudah pihaknya penuhi.

“12 tenaga pengajar tetap dokter yang biomedik. Terus ada dokter yang magisternya medical education. Kita siap ada juga yang dari public health,” paparnya, Sabtu (25/5/2019).

“Lain lainnya sedang dipersiapkan. Artinya beberapa staf kita sekolahkan untuk spesialis.”

Untuk sejumlah prasyarat ilmu dasar tertentu harus yang sesuai bidang, Sugeng mengatakan pihaknya saat ini sedang menyekolahkan sejumlah stafnya di bidang yang sesuai.

Para staf disekolahkan di Universitas Gadjah Mada, dan di Undip.

“Ambil contoh anatomi ya magister harus anatomi. Kami komitmen menyekolahkan staf kami sesuai kebutuhan itu mulai sekarang,” paparnya.

Adapun untuk rumah sakit pihaknya berkomitmen 2 tahun lagi Unika Soegijapranata sudah punya Rumah Sakit sendiri.

Pembangunan rumah sakit dan juga kampus FK Unika Soegijapranata saat ini sedang dimulai prosesnya di kawasan Bukit Semarang Baru (BSB) Semarang.

“Karena 2 tahun lagi kami diakreditasi. Kalau rumah sakit belum punya ya C terus kita,” ungkapnya.

Sementara di dua tahun awal ini pihaknya sudah bekerjasama dengan sejumlah rumah sakit. Di antaranya rumah sakit tipe B di Purwodadi.

“Untuk jejaringnya di Semarang di antaranya di Elisabeth, Ken Saras, Columbia Asia,” ujar Sugeng.

Saat ini gelombang pertama sudah dibuka. Total ada 17 pendaftar FK Unika Soegijapranata.

Pihaknya tinggal menunggu gelombang 2 dan 3 untuk mencapai 50 siswa.

“Nanti 25 persen dari jumlah mahasiswa nanti dari daerah 3T, akan kita penuhi,” imbuhnya.

Untuk memenuhi kuota 25 persen mahasiswa dari 3T pihaknya bekerjasama dengan sejumlah pihak.

Di antaranya pengelola pendidikan Freeport, Gubernur NTT, Papua Barat, serta keuskupan di kawasan Ketapang.

Rektor Unika Ridwan Sanjaya menuturkan, lewat prodi kedokteran ini pihaknya dapat semakin komprehensif mendukung program pemerintah memajukan kesehatan masyarakat melalui usaha-usaha promotif dan preventif.

Menurutnya beberapa kegiatan yang telah Unika Soegijapranata laksanakan adalah di antaranya terkait pengabdian masyarakat dan KKN sampai di wilayah terluar Indonesia.

“Tentu ke depannya dimungkinkan untuk dapat kami jalankan semakin komprehensif melalui keberadaan tenaga-tenaga yang berkompeten di bidang kesehatan,” papar Ridwan.

Ke depannya, Ridwan menjelaskan untuk prodi kedokteran akan menempati lokasi baru di kawasan BSB

Peletakan batu pertama pembuatan kampus baru sudah dilakukan awal tahun ini.

“Kampus baru siap dalam dua tahun mendatang, berdampingan dengan Rumah Sakit Sandjojo yang dibangun bersebelahan,” imbuh Ridwan.

http://jateng.tribunnews.com

Kategori: