Sembilan Mahasiswa University Of San Carlos Cebu Mengikuti Cultural Immersion Di FEB Unika
Kamis, 23 Mei 2019 | 14:50 WIB

Sembilan mahasiswa dari School of Business San Carlos University terlihat sangat menikmati ketika mereka belajar membatik warna alam di ZIe Batik, Kampung Batik Malon Gunung Pati. Kesembilan mahasiswa San Carlo tersebut didampingi seorang dosen, Dr Angelita Ramona Vallez melakukan Cultural Immersion Program di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB)  Universitas Katolik Soegijapranata selama 6 hari.

Cultural Immersion Program merupakan program rutin yang telah dilakukan oleh kedua fakultas dalam tiga tahun terakhir ini. Setiap tahun mahasiswa FEB berkunjung ke Cebu dan sebaliknya mahasiswa San Carlos berkunjung ke Semarang. Program ini diharapkan akan memberikan wawasan yang lebih luas dan pemahaman atas budaya yang beragam.

Kunjungan kesembilan mahasiswa tersebut diisi dengan kegiatan budaya dan perkuliahan. Hari Sabtu lalu mahasiswa belajar membatik warna alam. Perjalanan ke Gunung Pati, didampingi oleh Menik Srining Prapti SE MSI sebagai salah satu dosen FEB Unika, para mahasiswa tersebut terlihat sangat menikmati dan senang.

Mahasiswa mendapatkan pengalaman yang mengasyikan ketika blusukan ke sawah, untuk melihat kebun pohon indigo yang digunakan sebagai bahan dasar pewarna alam tersebut. Mereka tampak takjub dengan proses pembuatan warna alam dan proses membatik. Meski awalnya mereka ragu menorehkan canting, namun akhirnya diselingi keriuhan tawa dan celoteh ramai, mereka berhasil menghasilkan satu buah scarf dengan motif yang mereka pilih.

Sepulang dari Malon, para mahasiswa Cebu mengikuti Misa di Katedral Semarang. Mereka mengikuti misa dengan khusuk. Setelah misa, didampingi oleh dosen lain dari FEB Unika Bernadia Linggar Yekti PhD, para mahasiswa mengunjungi Lawang Sewu. Suasana tetap masih menggembirakan mereka belajar mengenai sejarah Lawang Sewu.

Pada hari minggu, rombongan  berwisata ke Candi Borobudur dan Bukit Rhema. Para mahasiswa mengatakan pengalaman mereka mengenal budaya Indonesia sangat mengesankan. Tidak terbayangkan negeri sebesar ini dengan berbagai agama dan suku, kata mereka. Mereka juga berkata bahwa sepulang ke Cebu nanti, mereka akan menyampaikan kabar baik tentang keindahan Jawa Tengah, dan keramahan komunitas akademik FEB Universitas Katolik Soegijapranata, sembari berharap bahwa suatu saat mereka dapat kembali berkunjung ke Indonesia. (-air-)

Kategori: ,