Peneliti Unika – Unkriswina Pasarkan Kain Tenun Sumba
Jumat, 31 Mei 2019 | 10:57 WIB

SM 28_05_2019 Peneliti Unika - Ukriwina Pasarkan Kain Tenun Sumba

Peneliti Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata Semarang Prof Dr Ridwan Sanjaya dan Dr Rustina Untari kembali berkunjung ke Sumba Timur, baru-baru ini,dalam rangka menindak lanjuti hibah penelitian Kementerian Riset Teknologi dan PendidikanTinggi (KemristekDikti) tahun kedua dengan skema Kerja Sama Luar Negeri. Keduanya menggandeng dosen dan mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi dari Universitas Kristen Wira Wacana (Unkriswina)Sumba.

Dr Nugrohowardhani dan Rambu Yetti MT MM dari Unkriswina memimpin rombongan mahasiswa mewawancarai perajin tenun Sumba dan menjajaki kemungkinan kemitraan dalam penjualan berbasis daring menggunakan aplikasi e-marketplace.

"Keterlibatan Unkriswina sebagai perguruan tinggi lokal yang mendampingi perajin dalam menggunakan aplikasi e-marketplace secara periodik dapat meningkatkan motivasi dan tingkat keberhasilan dalam memasarkan kain tenun Sumba secara lebih meluas," tandas Rustina.

Menurut dia, kemitraan ini strategi dalam penelitian untuk memperkuat posisi pengrajin tenun Sumba yang belum memiliki jejaring konsumen yang kuat. Meskipun kain tenun Sumba cukup terkenal dan menjadi viral saat digunakan Dian Sastrowardoyo, hanya sebagian perajin kain tenun besar yang merasakan dampaknya. Padahal, pembuatan kain tenun Sumba merupakan budaya turun-temurun yang dikembangkan di sana dan menjadi bagian dari adat-istiadat yang masih terus dipertahankan.

Rustina menambahkan, kain tenun Sumba yang asli umumnya menggunakan warna alam dan benang pintal, sehingga terlihat anggun dan cantik bagi penggunanya. Namun, jikatidakhatihati, pembeli bisa saja mendapatkan kain tenun dengan pewarna kimia,karena tergoda harga yang murah.

Peran Unkriswina dalam memberikan jaminan atas mitra-mitra perajin akan banyak membantu konsumen dalam memilih kain tenun Sumba yang diinginkan.

Suara Merdeka 28 Mei 2019 hal. 17

Kategori: