Paradays 11 Munculkan Sisi Baik Kota Semarang
Kamis, 16 Mei 2019 | 13:54 WIB

Suasana pameran di galeri Paradays 11

Paradays 11 adalah sebuah acara perayaan memperingati ulang tahun program studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Unika Soegijapranata yang kesebelas. Tema yang diangkat pada paradays tahun ini ialah “Good Side of Semarang“. Sesuai dengan tema yang disajikan, pameran yang diselenggarakan membahas tentang sisi baik dari hal-hal yang ada di Kota Semarang yaitu mengenai tempat ataupun hal baik lainnya yang menjadi ciri khas.

Paradays 11 dilangsungkan selama dua hari mulai tanggal 10-12 Mei 2019 di Gedung Widya Mitra (Jl. MT. Haryono no.360, Jagalan, Kota Semarang) pukul 14.00 sampai 21.00 WIB.

Badan Pengawas Harian Himpunan Mahasiswa Program Studi DKV Unika Soegijapranata, Benedicto Pradipta Putra mengungkapkan bahwa target utama pengunjung yang diharapkan hadir yaitu masyarakat umum. “ Dalam Paradays 11 ini target kita memang masyarakat umum, oleh karena itu kita cari public space di luar yang memang bisa mendekatkan kita dengan masyarakat umum. Hal lain kita juga sekalian mengenalkan DKV Unika supaya masyarakat juga tahu bahwa di Unika Soegijapranata itu ada jurusan DKV.”

Sedangkan Ketua panitia Paradays 11 Manggar Komalaning Dyahpawestri juga menambahkan perihal pemilihan tempat penyelenggaraan acara Paradays 11.

“Sebelum panitia terbentuk, dari pengurus Himpunan Mahasiswa Program Studi DKV sudah membentuk terlebih dahulu panitia utama yang bertugas salah satunya adalah mencari tempat penyelenggaraan Paradays 11, dan dipilihlah gedung Widya Mitra dengan beberapa alasan,  diantaranya adalah tempatnya cocok untuk galeri dan dari sisi letak juga di tengah-tengah kota semarang serta lebih dekat ke masyarakat, tentunya dengan harapan masyarakat juga antusias untuk mengikuti acara Paradays 11 ini,” urai Manggar.

Pada rangkaian acara Paradays 11 ini menghadirkan pameran karya, workshop kolase dan lettering, seminar, pemutaran film (video mapping), juga live music.

Manggar juga menjelaskan lebih lanjut macam acara yang sudah dan akan digelar. “Kami menyelenggarakan acara workshop dua kali yaitu workshop Kolase MauKu dan workshop Lettering bersama Komunitas Semarang Coret. Dan untuk hari kedua ada seminar dengan pembicara oleh Mas Gatot Hendraputra selaku  CEO of Impala Space. Kemudian setelah itu kita akan bedah karya dari delapan bintang tamu pengkarya seperti Irfan Hore, Daud Mahagni, Andrean Siregar, Tio Septiadi, Yohanes Adeka, Ruang Hatimu Production, Trio Epique (Johanes Mario Kukuh Anthorina, Dhamar Santanu, Dewa Satya Utama), dan MSDT.”

“Pada sesi akhir sebagai closing acara kita akan menyelenggarakan Live Music yang akan diisi oleh Mandoors, Dendi Nata, dan Horsemates ,” sambung Manggar.

Salah satu pengkarya dalam acara bedah karya yaitu Daud Mahagni K A dari JLU Studio Semarang, dalam wawancara singkat juga mengemukakan apresiasinya kepada panitia Paradays 11, karena berhasil menyelenggarakan sebuah acara yang bisa memberi tempat bagi para pengkarya untuk memperkenalkan karya mereka sekaligus menjadi ajang diskusi untuk mengasah kemampuan dan ketajaman kreasi generasi muda terhadap karya budaya sendiri khususnya kota Semarang.

“Sebenarnya latar belakang saya dari seni murni grafis dan saya diundang sebagai salah satu partisipan untuk menampilkan karya dalam paradays 11 Unika ini, untuk memunculkan sisi baik kota Semarang seperti apa,” jelas Daud.

“Teman-teman dari DKV Unika ini punya sudut pandang lain tentang  DKV itu sendiri. Jadi DKV itu tidak melulu tentang komersil, membuat poster, atau mengkomunikasikan visual itu ke dalam seni terapan melalui software atau komputer, tetapi para mahasiswa ini mencoba untuk out of the box atau keluar dari zona nya namun masih di koridor atau ranah yang sama yaitu seni rupa tapi keluar dari patron DKV sendiri,” tandasnya. (fas)

Kategori: ,