Ormawa FHK Unika Peringati Hari Kebangkitan Nasional
Jumat, 24 Mei 2019 | 12:59 WIB

Seluruh anggota organisasi mahasiswa Fakultas Hukum dan Komunikasi melakukan Upacara Peringatan hari Kebangkitan Nasional Senin (20/5)

Semarang – Senin (20/5) Fakultas Hukum dan Komunikasi yang diwakilkan oleh pengurus organisasi mulai dari BEM, SENAT HMPS-IH , dan HMPS-IK  Fakultas Hukum dan Komunikasi mengadakan upacara dalam rangka memperingati “Hari Kebangkitan Nasional”, bertempat   di selasar Gedung Antonius Unika Soegijapranata

Kegiatan ini, bukanlah yang pertama dilakukan oleh organisasi mahasiswa FHK. Sudah menjadi tradisi yang dilakukan oleh FHK dalam memperingati berbagai peringatan hari besar Bangsa Indonesia.

Tak hanya para mahasiswa yang berpartisipasi dalam memperingati hari kebangkitan nasional, salah satu dosen FHK juga ikut bergabung dalam upacara pagi ini yang bertindak sebagai Pembina Upacara yaitu Dr Y Budi Sarwo.

Dalam sambutannya, Dr Budi menyimpulkan makna kebangkitan nasional menjadi tiga poin utama yang harus kami amalkan sebagai mahasiswa, khususnya mahasiswa Fakultas Hukum dan Komunikasi.

Pertama, Dr Budi menekankan pada arti penting dari “Ikut Berpartisipasi” , partisipasi dalam hal ini, kami diminta tidak hanya sekedar ikut serta tapi juga harus diikuti dengan rasa dan perwujudan tanggung jawab yang harus kami emban dan amalkan.

Kedua,  pertanggung jawaban yang kami lakukan harus selalu selaras dengan perjuangan para pahlawan sesuai misi pemersatuan NKRI. Kita, sebagai generasi muda, harus bisa dan mau untuk mengamalkan nilai cinta tanah air dengan berjuang untuk terus mempertahankan Kesatuan NKRI.

Seperti apa yang para pahlawan perjuangkan untuk mempersatukan berbagai golongan untuk menjadi Kesatuan NKRI, generasi muda harus bisa mempertahankan Kesatuan yang sudah diperjuangkan oleh para pejuang terdahulu Indonesia.

Poin terakhir yaitu, intelektualitas. Beliau berpesan kepada para mahasiswa untuk tidak melupakan tentang kewajiban kita sebagai mahasiswa. Dimana kita di tuntut untuk menjadi generasi yang berintelektual, mampu menjadi generasi perubahan sesuai ilmu pengetahuan yang sudah kita dapatkan.

“Bertanggung jawab tidak semata-mata dapat ambil bagian tapi harus diamalkan dengan intelektualtitas kita sebagai civitas akademika dalam mempertahankan Kesatuan NKRI” , seperti itulah ringkasan singkat yang disampaikan oleh Dr Y Budi Sarwo sebagai penutup pidato dalam rangka upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional bersama organisasi mahasiswa FHK. (Lia)

Kategori: ,