Manfaatkan Waktu Libur, Ajeng Raih Prestasi Internasional
Senin, 6 Mei 2019 | 11:49 WIB

Sandra Ajeng Liliani (sebelah kanan) saat di Thailand

Libur panjang yang kerap kali dirasakan mahasiswa tidak selalu membawa bobot tubuh bertambah hanya dengan makan, tidur seharian atau pergi kerja sambilan, namun di situasi libur panjang ini juga bisa membuat moment biasa menjadi berharga. Seperti yang di alami oleh  Sandra Ajeng Liliani, ia terpilih menjadi salah satu Participant of Comparative Study : International Class, Market Research and Studi Tour  mulai tanggal 9-14 Januari 2019 di tiga negara yaitu Singapura, Malaysia dan Thailand yang diadakan oleh Event Hunter Indonesia sebagai salah satu startup digital yang fokus pada pengembangan potensi pemuda indonesia melalui event nasional maupun internasional.

Mahasiswi dari prodi teknik sipil Unika Soegijapranata ini mengaku hanya mengikuti lomba yang disebarkan oleh  Event Hunter Indonesia melalui media sosial Instagram.  Ajeng membawakan tema tentang  Magic Clothes with Automatic Deodorizing, mahasiswa yang akrab disapa Ajeng ini berhasil dan mampu bersaing dengan ribuan peserta lainnya dari berbagai daerah dan dengan berbagai tema produk tentang Market Research.

“Kita diarahkan buat paper sejenis proposal lalu diseleksi. Bisa lolos seleksi karena score plagiatnya di bawah lima persen. Pembiayaan akomodasi, tiket pesawat terkait acara seluruhnya dibiayai oleh Event Hunter Indonesia  dan dengan katagori pendidikan mahasiswa berprestasi jadi saya dapat beasiswa kira-kira delapan puluh persen dari pemda saya di Kalimantan, seneng banget lah pokoknya. Ga nyangka,” ucap Ajeng.

Ditanya mengenai lebih lanjut tentang tema yang ia bawakan, Ajeng memaparkan bahwa Doedorizing yang ia ajukan berbahan alami. Memperhatikan keadaan sekitar yang 85% adalah mahasiswa, mahasiswi yang berasal dari provinsi Kalimantan ini menegaskan bahwa salah satu faktor ia membuat paper dengan tema itu ialah tentang bau badan. “Karena banyak mahasiswa yang pergi pagi pulang malam, dipastikan badan mereka apek, bau, ga segar dan kadang belum sempat mandi. Jadi produk yang saya buat ini mengandung bulir-bulir bahan alami yang bisa dicuci, recyle, menyerap  dan efisien dipakai tiga sampai lima hari dan tetap wangi pokoknya,” tuturnya lagi.

Lebih lanjut Ajeng mendeskripsikan produk ini terkait tema tentang marketing yakni strategi dalam menjalankan bisnis, selalu menjadikan kepuasan pelanggan sebagai tujuan utamanya dan agar terpenuhinya keinginan pelanggan dengan menunjukkan terpenuhinya permintaan pasar, mahasiswi semester empat ini mengungkapkan strategi tentang produk unggulannya yang lain  ialah  anti air, anti bocor, multifungsi dan tanpa membuat risih.

Sandra Ajeng Liliani berfoto bersama seluruh peserta Comparative Study

Negara Singapura dan Malaysia adalah tempat pertama untuk pemaparan project pemasaran produk tersebut, dan Thailand dipilih sebagai city tour. Sebanyak tujuh  responden dengan reaksi  yang tidak apatis di tempat-tempat wisata yang dikunjungi di kedua negara tersebut mengatakan Deodorozing dengan Bahan alami ialah ide dan solusi yang bagus. Jadi disana kita  tanya jawab dengan warga atau turis di negara tersebut tentang produk ini,” tambahnya lagi.

“Setelah diseleksi kita pergi selama satu minggu, dan yang menang dapat hard sertificate, modul tentang marketing business dan benefit lainnya lagi. Apresiasi seluruh peserta yang ikut juga mendapat sertifikat elektronik dan beberapa item lainnya yang dikirim melalui email dari pihak Event Hunter Indonesia. Setelah kegiatan ini berlangsung, yang saya harapkan ialah produk yang direncanakan ini dikembangkan lagi, diolah dan dibuat seefisien mungkin untuk para konsumen sehingga muncul produk unggulan yang bener-bener murni dari bahan alami dan tentunya tidak merusak ekosistem” tutupnya (c.eliz)

Kategori: ,