Mahasiswa Diedukasi lewat Pemutaran Film dan Diskusi
Rabu, 15 Mei 2019 | 8:44 WIB

SM 15_05_2019 Mahasiswa Diedukasi lewat Pemutaran Film dan Diskusi
Kegiatan ngabuburit terkait bulan puasa, selain digunakan berbuka puasa bersama juga untuk kegiatan lain yang memberikan banyak manfaat. Kontras bersama Fakultas Hukum dan Komunikasi (FHK) Unika Soegijapranata menggunakannya untuk memberikan edukasi kepada para mahasiswa lewat pemutaran film dan diskusi.

Acara yang digelar di lantai 2 Gedung Albertus, Kampus Unika, Jumat (10/5) ini, diawali dengan pemutaran film dokumenter berjudul Novum yang menceritakan tentang pengungkapan ketidakadilan di balik proses penjatuhan hukuman mati terhadap Yusman Telaumbanua, anak di bawah umur.

Setelah pemutaran film itu, dilanjutkan diskusi dengan pembicara Benny Danang Setianto SH LLM MIL selaku Wakil Rektor IV Unika Soegijapranata sekaligus dosen FHK Unika, Arif Nur Fiktri selaku Kadiv Advokasi KontraS dan 7aenal Arifin selaku Direktur LBH Semarang.

Menurut Nisrina Nadhifah Rahman dari Bagian Biro Kampanye dan Jaringan Kontras, lewat kegiatan ini mahasiswa diajak untuk mengetahui masalah-masalah keseharian rakyat tentang ketidakadilan, rekayasa kasus dan masih banyak ketidakadilan lain yang belum terselesaikan, salah satunya seperti kasus hukuman mati. "Penting bagi mahasiswa fakultas hukum harus mempunyai kepekaan. Apalagi sebagai calon pembaharu hukum dan diharapkan mempunyai prespektif tentang HAM, terutama bila dihadapkan dengan dilematis praktek hukuman mati," ujamya.

Menurut Benny, penerapan hukuman mati di Indonesia ini sebenarnya masih pro-kontra. Sehingga harapannya sebagai generasi millenial yang kebanyakan kurang mengetahui pergerakan reformasi dan hukum dengan forum diskusi ini dapat dijadikan sebagai bahan penyadaran bahwa hukuman mati itu tidak gampang.

â–ºSuara Merdeka, Rabu 15 Mei 2019 hal. 19

Kategori: