Berbagi Berkat Wujud Kepekaan Sosial
Senin, 13 Mei 2019 | 9:26 WIB

Berkat 95 Maret April 2019 - Berbagi Berkat Wujud Kepekakan Sosial

 

Aksi Puasa Pembangunan tahun 2019 mengambil tema “Makin Tergerak Untuk Berbagi Berkat”. Kalau kita bersama merefleksikan tema APP 2019 ini, Gereja mengajak umat katolik sebagai “Insan Pembangunan” yang berfokus pada keadilan sosial sebagai wujud tanggung jawab menunaikan tugas perutusan membangun kerajaan Allah. Pertobatan yang diutamakan selama masa Prapaskah menjadi sebuah proses kehidupan manusia untuk kembali dan mengalami kasih Allah dan mewujudkan tanggung jawabnya sebagai murid kristus yang diutus untuk membangun kerajaan Allah. Perutusan ini dapat secara nyata diwujudkan dalam bentuk keterbukaan secara aktif dalam usaha-usaha menegakkan keadilan, perdamaian, dan keutuhan ciptaan-Nya terutama Gereja yang berpihak pada kaum kecil, lemah, miskin, tersingkir dan difabel. Dengan tema APP 2019 ini umat diajak semakin menyadari akan pentingnya memberikan berkat kebaikan yang dapat menumbuhkan kepekaan sosial dengan tergerak untuk berbelarasa dan memperjuangkan tatanan hidup yang berkeadilan sosial bagi masyarakat yang miskin dan menderita sebagaimana disampaikan oleh Bapa Uskup KAS Mgr. Robertus Rubiyatmoko dalam Surat Gembala Prapaskah 2019 “Makin Tergerak Untuk Berbagi Berkat”. Dalam membagikan berkat tentunya tidak harus melakukakan gerakan atau tindakan tindakan yang dramatis. Tetapi secara sederhana umat Katolik dapat melakukan gerakan gerakan yang dapat menjadi berkat kebaikan orang lain, misalnya dalam keluarga selalu disediakan waktu untuk doa bersama atau membangun komunikasi yang terbuka antar anggota. Dalam kehidupan masyarakat orang katolik selalu menunjukkan sikap sikap yang membangun kerukunan dan persaudaraan dengan terlibat aktif dalam kegiatan kemasyarakatan dengan mendatangi pertemuan warga, kegiatan keja bakti, berbelarasa untuk warga yang tertimpa kesedihan dan bencana serta menjaga lingkungan dari pencemaran sampah.

Keuskupan Agung Semarang (KAS) tahun 2019 mempunyai fokus pastoral yaitu “Umat Allah Keuskupan Agung Semarang Mewujudkan Kesejahteraan Umum dalam Masyarakat Multikultural”. Fokus pastoral tahun ini merupakan kelanjutan dari fokus pastoral tahun 2018 “ Mewujudkan Kesejahteraan dan Kaderisasi”. Fokus pastoral tahun ini memperluas cakupan dari fokus pastoral tahun lalu dimana kesejahteraan primer seperti pangan, sandang, papan,pendidikan, kesempatan kerja dan kesehatan semakin diupayakan untuk kepentingan umum. Umat katolik diajak untuk semakin menyadari tentang tugas panggilan dan perutusan untuk menghadirkan karya belas kasih Allah ditengah tengah masyarakat yang majemuk atau multikultural. Semangat dasar dari fokus pastoral KAS 2019 ternyata sambung dengan tema APP tahun 2019 karena kedua tema tersebut mengajak umat Katolik untuk tergerak secara aktif membagikan berkat kebaikan dan kesejahteraan kepada masyarakat sebagai wujud perutusan dan panggilan sebagai umat Allah yang diutus untuk membangun kerajaan Allah. Maka sudah layak dan sepantasnya kita semua sebagai umat yang mengimani ajaran Yesus Kristus yang memiliki kelebihan apapun wujudnya semakin tergerak untuk saling berbagi berkat. Kenyatan sekarang menunjukkan bahwa masih banyak orang yang miskin papa. Tentunya kita sebagai umat yang mengimani ajaran Yesus Kristus patutlah merenungkan mukjijat penggandaan 5 roti dan 2 ikan yang cukup untuk makan lebih dari 5000 orang dan ternyata masih tersisa 12 bakul ( bdk,Yoh 6:1-15). Kalau kita refleksikan bahwa mukjijat Yesus itu sebenarnya mengajak keterlibatan umat dalam ambil bagian memberikan berkat karena di ceritakan bahwa 5 roti 2 ikan tersebut diambil oleh Yesus dari seorang anak yang rela menyerahkan semuanya dan tidak mengambil dulu sedikitpun untuk dirinya sendiri. Dalam cerita tersebut kalau kita renungkan, bagaimana anak tersebut secara tulus dan iklas memberikan semuanya, ini menunjukkan bahwa dalam kemurahan membagikan berkat kita menjadi sarana Allah memberikan berkat bagi sesama kita.

Fokus Pastoral KAS dan APP tahun 2019 ini sebenarnya merupakan salah satu dari berbagai aneka gerakan dan tindakan umat Katolik dalam mewujudkan Rencana Induk Keuskupan Agung Semarang (RIKAS) 2016 -2035 yang merupakan garis besar dan arah pedoman penggembalaan umat di Keuskupan Agung Semarang dalam mewujudkan peradaban kasih dalam masyarakat Indonesia yang sejahtera, bermartabat dan beriman. Cita-cita yang sungguh luhur tersebut haruslah dijiwai dengan semangat rela berkorban dan gotong royong sesuai dengan teladan Yesus yang dirayakan dalam misteri Paskah yaitu rela wafat untuk menebus dosa manusia dan mengalahkan segala bentuk kejahatan. Kita juga patut bersyukur atas aneka kegiatan konkret umat dan paroki paroki sebagai bentuk penghayatan atas pertobatan, refleksi dan aksi panggilan dan perutusan Gereja sebagai komunitas murid murid yang diutus untuk membagikan berkat kepada semua manusia yang mau diajak untuk mengupayakan Gereja yang semakin inklusif (terbuka), inovatif (memperbaharui diri), tranformatif (berdaya ubah) menuju masyarakat yang semakin sejahtera, bermartabat dan beriman sehingga akan terwujud peradaban kasih dalam konteks masyarakat Indonesia yang ber-Pancasila. Sebagai penutup penulis kutipkan tulisan Mgr. Alb. Soegijapranata, SJ Uskup pribumi pertama KAS dan sekaligus pahlawan nasional dalam mengerakkan umat katolik untuk tergerak dalam membagi berkat yang dituangkan dalam sebuah karangan buku beliau berjudul “Buku Tuntunan Kader Buruh Pancasila” : …….sebagai manusia kita tidak dapat dan tidak boleh melepaskan diri dari masyarakat, sebab menurut kodratnya, manusia memang mempunyai dwi-sifat, yaitu sifat pribadi dan sifat sosial atau sifat kemasyarakatan. Jadi jelaslah, bahwa segala macam kerja, tugas dan usaha yang kita lakukan itu, bukan hanya untuk kepentingan dan keuntungan kita sendiri, melainkan berkat juga untuk kepentingan dan keuntungan bangsa dan masyarakat seluruhnya (Amanat 1 Mei 1960, pelengkap II). Selamat Paskah .

Di tulis oleh :
Ignatius Dadut Setiadi
Anggota The Soegijapranta Institute (TSI)
Unika Soegijapranata
Wakil Ketua II Dewan Paroki Bongsari

 

►Berkat No. 95/Tahun ke-17/Maret-April 2019

Kategori: ,