Dosen Unika Jadi Panelis Debat Kelima
Senin, 8 April 2019 | 10:15 WIB

TRB 6_04_2019 Dosen Undip dan UNika Jadi Panelis Debat ke Lima

 

Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengantongi sepuluh nama calon panelis debat kelima pilpres. Mereka berasal dari kalangan praktisi beberapa lembaga swadaya masyarakat atau non-government organization (NGO) dan dosen berbagai universitas. Sebagian besar akademisi yang ditunjuk berasal dari universitas di wilayah Indonesia timur.

"Sampai dengan saat ini, kami belum menentukan panelisnya itu siapa saja. Ini baru tahapan konfirmasi," kata Komisioner KPU, Wahyu Setiawan, di kantor KPU, Jakarta Pusat, Jumat (5/4).

Menurut Wahyu, pihaknya berencana menggandeng sebelas panelis. Akan tetapi, dari sebelas orang nama yang KPU hubungi, baru sepuluh orang yang sudah mengonfirmasi. Dari sepuluh panelis itu, dua di antaranya berasal dari Universitas Diponegoro (Undip) dan Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata. Dari Undip, terpilih Dr Suhartono, dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB), sedangkan dari Unika, Tukiman Taruno Sayoga PhD (dosen Community Development).

Bagi Undip, Suhartono merupakan dosen ketiga yang menjadi panelis Debat Capres 2019. Sebelumnya, pakar lingkungan yang juga mantan Rektor, Prof Sudharto P Hadi, menjadi panelis pada debat pertama, dan pakar hukum yang juga rektor saat ini, Prof Yos Johan Utama, menjadi panelis debat ketiga.

Debat kelima Pilpres 2019 akan digelar, Sabtu (13/4), akan mempertemukan pasangan Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Debat membahas tema "Ekonomi, Kesejahteraan Sosial, Keuangan, Investasi, dan Industri."

►Tribun Jateng 6 April 2019 hal. 6

Kategori: