Berusaha dan Aktiflah Bertanya
Selasa, 23 April 2019 | 10:40 WIB

Endah Purbaningrum Santoso adalah wisudawan terbaik di program Magister Manajemen pada wisuda periode I tahun 2019 ini, dengan IPK 3,92. Putri dari pasangan Tejo Santoso dan Kusumawardiati ini ternyata mempunyai hobi membaca dan travelling. “Saya suka travelling ke suasana alami seperti pegunungan, pantai juga berkunjung ke kota-kota yang menarik,” tuturnya dengan bahagia ketika ditanya mengenai hobinya tersebut.

Sebelum berada di program Magister Manajemen Unika Soegijapranata, Ia pernah menempuh kuliah S1 jurusan Teknik Pangan di Universitas Pelita Harapan. Ia lebih aktif dalam kegiatan kepanitiaan ketika berada di Universitas Pelita Harapan dari pada di Unika Soegijapranata. “Salah satu kegiatan yang pernah saya ikuti yakni Food Explore,” tuturnya sambil tersenyum.

“Ketika di Universitas Pelita Harapan saya juga aktif dalam kegiatan OMK di Gereja St.Helena Karawaci,” tambahnya.

Gadis alumni SMA Karangturi Semarang ini mempunyai moto hidup untuk mencapai sebuah kesuksesan. Moto hidupnya adalah Ora et Labora. “Ini adalah moto hidup yang sudah ditanamkan kepada saya sejak saya duduk di SD,” tuturnya ketika ditanya alasan mengapa memilih moto tersebut. Menurutnya orang itu pasti membutuhkan kerja keras dan banyak berdoa supaya cita-citanya dapat tercapai. Dan janganlah kita lupa berdoa karena segalanya akan ditentukan oleh Tuhan.

Selayaknya dalam proses perkuliahan, anak kedua dari dua bersaudara ini terkadang menghadapi kesulitan ketika masih menjalani kuliah. Salah satu hambatannya adalah sulit beradaptasi di Program Magister Manajemen. Untuk mengatasi hal itu cara yang mudah untuk dilakukan adalah berusaha mengikuti dan aktif bertanya kepada dosen. Ia pun juga berusaha membagi waktu. Ia bekerja pukul 08.00-17.00. Setelah itu pada pukul 20.00-21.00 Ia kuliah. Sisa waktunya digunakan olehnya untuk nyicil-nyicil tugas.

“Berjuanglah terus. Kalau sudah niat untuk ambil S2 Magister Manajemen haruslah berkomitmen. Jangan lupa juga untuk banyak-banyaklah bertanya kepada dosen ketika menemui suatu persoalan,” pesan gadis kelahiran 29 September 1992 ini kepada para adik tingkatnya.

Saat ini Ia sedang menjalankan bisnis bunga. Bisnis bunganya bernama “De Bloem”. “Bisnis ini berawal dari sebuah keisengan saya dan teman saya untuk mencoba-coba  merangkai bunga, dan juga karena hobi,” tuturnya ketika ditanya mengenai latar belakang membuat bisnis tersebut.

Ketika dibuat perbandingan antara kuliah dengan praktek kerja itu berbeda menurut Endah. “Kerja itu tidak membutuhkan IPK atau Universitasnya dari mana. Tetapi yang terpenting adalah kemauan untuk belajar dan berusaha. Dan pintar-pintarnya saya mengatur waktu,” tuturnya. (AAT-AS)

Kategori: ,