Unika Melepas 407 Mahasiswa KKU dan KKS Untuk Kota Semarang
Selasa, 26 Maret 2019 | 15:03 WIB

Rektor Unika Soegijapranata Prof Dr F Ridwan Sanjaya MS IEC saat mengenakan jaket almamater secara simbolis kepada peserta

 

Sebanyak 407 mahasiswa Unika Soegijapranata telah dilepas untuk melaksanakan program Kuliah Kerja Usaha (KKU) dan Kuliah Kerja Sinergis (KKS) pada Selasa (26/3), bertempat di Lapangan Albertus kampus Unika.

Acara pelepasan KKU dan KKS Unika ini dipimpin langsung oleh Rektor Unika Soegijapranata Prof Dr F Ridwan Sanjaya MS IEC, dan dihadiri pula Kepala LPPM Unika Dr Berta Bekti Retnawati, Ketua P3M Unika Rudi Elyadi SE MM, juga Dirut PT Ratu Cahaya Gemilang Filip Kustadi atas nama TV Desa yang akan menandatangani MoU antara Unika Soegijapranata dengan TV Desa.

Dalam sambutannya, Prof Ridwan Sanjaya selaku Rektor Unika Soegijapranata mengemukakan perihal nilai-nilai atau manfaat yang diperoleh para mahasiswa dalam kegiatan KKU dan KKS.

“Kegiatan seperti KKN, KKU dan KKS oleh Unika tetap dipertahankan, hal tersebut karena di dalam kegiatan tersebut ada nilai-nilai atau manfaat-manfaat yang  lebih untuk mahasiswa seperti softskill. Di sana para mahasiswa belajar mengenai komunikasi, belajar bagaimana berorganisasi, mereka juga belajar bagaimana mengeluarkan ide-ide. Hal itu yang menjadi pembeda setelah mahasiswa lulus, mereka bukan berarti ahli dalam hardskillnya saja tapi nanti mereka juga bisa fleksibel ketika berhubungan dengan orang lain atau di dalam organisasi. Hal ini penting dan sayang bila ditiadakan,” ujar Prof Ridwan.

Sementara Kepala LPPM Unika Dr Berta Bekti Retnawati juga menjelaskan mengenai dikembangkannya program KKS yang bertujuan untuk mendampingi ibu-ibu PKK di Kota Semarang sebagai tindak lanjut perjanjian kerja sama LPPM Unika Soegijapranata dengan Pemerintah Kota Semarang.

“Animo mahasiswa Unika untuk mengikuti program KKS ternyata cukup besar. Dalam program KKS ini, kita sebagai pilot project yaitu yang pertama di Kelurahan Tegalsari Kecamatan Candisari. Dan salah satu alasan kenapa Unika mau mendampingi ibu-ibu PKK adalah karena PKK desa merupakan unit yang hampir semua daerah memiliki. Dan tugas dari PKK desa ini ternyata banyak sekali, selain itu ibu-ibu PKK ini juga mempunyai potensi untuk mendampingi keluarga-keluarga kecil di masyarakat dan harapannya 10 program pokok PKK ini bisa dimaksimalkan dengan support dari para mahasiswa,” jelasnya.

“ Target khusus untuk program KKS ini adalah supaya program ini diterima oleh masyarakat dan PKK desa bisa terbantu, serta di sisi lain mahasiswa juga bisa berkontribusi secara positif. Hal tersebut karena 10 program pokok PKK sendiri juga bukan hanya dari ekonomi saja, tetapi kesehatan, pendidikan, hukum, politik dan lingkungan hidup serta banyak hal lainnya,” ucap Dr Berta.

Selain acara pelepasan KKU dan KKS, dalam acara ini juga dilaksanakan penandatanganan MoU antara Unika Soegijapranata dengan TV Desa.

“Kerjasama ini untuk menayangkan kegiatan KKU, KKS dan KKN yang dilakukan oleh mahasiswa Unika Soegijapranata. Kita men-support dalam pembekalan dan pada saat mereka selesai melakukan kegiatan akan ada produksi audio visual dari kegiatan mereka, maka kita akan menyeleksi dan menayangkannya di TV Desa,” ungkap Suryokoco selaku Pimpinan Redaksi (Pimred) TV Desa. (lid)

Kategori: ,