Putus-Sambung Ciri Kepribadian Ambang
Rabu, 6 Maret 2019 | 11:03 WIB

image

■ Dosen Unika Raih Doktor

Dosen Fakultas Psikologi Unika Soegijapranata Semarang Christin Wibowo berhasil mempertahankan disertasinya di hadapan delapan penguji di Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta, baru-baru ini.

Christin merupakan doktor ke-4.341 di UGM. Ia menyelesaikan kuliahnya selama 3,5 tahun dengan IPK 3,79 dan lulus dengan predikat sangat memuaskan.

Disertasi Christin berjudul ’’Determinan Kepribadian Ambang’’, mengupas Kepribadian Ambang (KA). Menurut Christin, ide disertasinya ini karena banyak dijumpai perilaku masyarakat yang sesuai dengan kriteria kepribadian ambang.

"Kriteria itu antara lain mudah panik jika sendirian, putus-sambung dalam berhubungan dengan orang, melakukan perilaku berisiko dan adanya percobaan bunuh diri," jelasnya.

Faktor Risiko
Hasil penelitian tersebut memperkaya teori dalam bidang psikologi, khususnya tentang faktor-faktor risiko kepribadian ambang. Dengan demikian, penelitian ini dapat menjadi acuan bagi psikolog untuk mendeteksi adanya kepribadian ambang pada diri seseorang.

Selain itu juga dalam memberikan terapi yang tepat bagi individu dengan kepribadian ambang. Di sisi lain, Rektor Unika Soegijapranata Prof Dr Ridwan Sanjaya mengapresiasi pencapaian dosen Fakultas Psikologi tersebut.

Menurut Ridwan, kelulusan Christin itu menambah jumlah doktor pada Fakultas Psikologi, Unika, khususnya dalam bidang Psikologi Klinis. Hal ini semakin memperkuat posisi Psikologi sebagai program studi unggulan di Unika.

Suara Merdeka 6 Maret 2019 hal. 24

Kategori: