PDIL UNIKA PACU PENYELESAIAN PROPOSAL DISERTASI DENGAN WRITING CAMP
Jumat, 15 Maret 2019 | 17:03 WIB

Promotor, co promotor dan para mahasiswa PDIL berfoto bersama di tengah kegiatan writing camp

Program Doktor Ilmu Lingkungan (PDIL) Unika Soegijapranata selama dua hari yaitu mulai hari Jumat hingga Sabtu (15/3-16/3) telah mengadakan kegiatan writing camp dengan tema “Fokus, Yakin, Semangat – Road to My Doctorate” di Griya Paseban, Semarang.

Kegiatan yang memang sudah dirancang bagi para mahasiswa semester dua PDIL Unika ini diikuti oleh delapan mahasiswa PDIL dengan didampingi oleh delapan Co-Promotor dan Dua Promotor.

Ketua PDIL Unika Soegijapranata, Prof Dr Andreas Lako mengungkapkan alasan acara ini diadakan dan manfaatnya bagi mahasiswa.

“Kami berharap, para mahasiswa program doktor di semester II ini bisa menyelesaikan proposal disertasi mereka dan nanti bulan Maret hingga April sudah bisa ujian kelayakan proposal. Kemudian bagaimana cara kita memacu dan membantu para mahasiswa tersebut yaitu dengan mengadakan kegiatan writing camp ini,” terang Prof Andreas.

“Jadi pada dasarnya dengan tugas-tugas yang sudah ada di mata kuliah proposal dan disertasi juga tugas-tugas strategi penulisan di mata kuliah metodologi, sebenarnya para mahasiswa tersebut sudah memiliki bekal pengetahuan dan teknis-teknis menulis. Termasuk dalam penugasan-penugasan mereka juga sudah melakukannya, hanya masalahnya itu kan dalam rangka kegiatan mata kuliah. Sedangkan yang sekarang ini kita lakukan adalah berbeda karena dalam kegiatan writing camp ini kita mendorong para mahasiswa tersebut untuk memantapkan proposal disertasi mereka, jadi fokus mereka hanya terkait dengan disertasi mereka,” sambung Prof Andreas.

“Selain itu program ini sesuai aturan pemerintah adalah program by research jadi teorinya tidak terlalu banyak dan sebaliknya justru riset dalam rangka penyelesaian disertasi itu diberi porsi yang sangat besar (60 SKS). Sehingga karena hal tersebut dari program studi mencoba membuat kegiatan yang mendorong mahasiswa untuk fokus dan semakin yakin serta semangat di dalam menyelesaikan riset disertasi mereka yang diawali dengan penyelesaian proposal.”

Adapun salah satu promotor disertasi yang hadir dalam kegiatan writing camp ini, Prof Dr Y Budi Widianarko MSc mengemukakan ada dua hal yang harus diperhatikan oleh para mahasiswa program doktor ini.

“Hambatan yang sering dihadapi para mahasiswa doktor dalam penyusunan proposal disertasi adalah konsentrasi dan kesempatan. Maka untuk mengantisipasi kedua hal itu bisa dilakukan pengerjaan secara kolektif atau bersama-sama seperti yang dilakukan dalam writing camp ini. Dengan cara tersebut, saya berharap akan ada pengaruh positif antar rekan atau antar sejawat dan ada semangat bersama untuk saling memotivasi sehingga apa yang menjadi target dapat tercapai. Jadi problemnya adalah konsentrasi, sedangkan tentang waktu itu relatif, tetapi konsentrasi serta keinginan untuk mengerjakan itu menurut saya perlu dukungan teman, maka program PDIL ini berusaha menangkap problem itu kemudian diadakanlah writing camp ini,” ucap Prof Budi.

“Hal lain, secara umum para mahasiswa itu sudah punya topik dan sudah menggumuli isu proposal ini hampir setahun, saya kira untuk selanjutnya tinggal menuangkannya dalam kalimat dan untuk itu maka program PDIL berupaya memaksa mereka melalui writing camp ini. Maka ini yang dimaksud jika dengan istilah saya sebagai proses pemaksaan yang ramah,”tandas Prof Budi sambil tersenyum.

Sedangkan salah satu mahasiswa program PDIL yang mengikuti kegiatan writing camp, Elisa Rinihapsari mengungkapkan kendala yang dia hadapi dalam penyusunan proposalnya.

“Kendala yang sering saya hadapi adalah waktu, karena saya masih memiliki tanggungjawab juga di pekerjaan selain kuliah di PDIL ini. Kendala lainnya adalah bidang yang akan saya ambil ini adalah bukan bidang saya, maka saya akan masuk ke bidang penelitian kualitatif dan itu menjadi tantangan tersendiri bagi saya untuk belajar lebih banyak, namun bersyukurnya promotor dan co-promotor sangat supportif sehingga saya optimis proposal saya akan bisa selesai,” tandasnya. (fas)

Kategori: ,