BEM FEB Unika Selenggarakan Kegiatan Donor Darah
Kamis, 14 Maret 2019 | 15:25 WIB

Kegiatan Donor Darah yang menjadi salah satu kegiatan ECOSOS 2019 di selasar Thomas Aquinas Unika

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unika Soegijapranata melalui Divisi Sosial Masyarakatnya, pada hari Kamis (14/3) telah mengadakan kegiatan ECOSOS (Economic Social) yaitu acara yang diisi dengan  salah satunya adalah kegiatan Donor Darah bekerja sama dengan Unit Transfusi Darah PMI Kota Semarang.

Acara yang diselenggarakan di selasar gedung Thomas Aquinas ini, tampak disambut antusias oleh para mahasiswa maupun dosen serta tendik (tenaga kependidikan) Unika Soegijapranata.

Ketua panitia ECOSOS 2019, Anggun Dayani Buana dari Prodi Manajemen FEB Unika menguraikan kegiatan yang sedang dilaksanakan saat ini.

“Dalam rangka kegiatan ECOSOS ini kami telah mempersiapkan beberapa kegiatan, antara lain seperti yang sedang kita lakukan adalah kegiatan donor darah, selanjutnya akan diadakan pula kegiatan edukasi, pemeriksaan kesehatan dan sembako,” jelasnya.

“Untuk kegiatan edukasi akan kita diselenggarakan pada tanggal 10 Mei 2019 di Yayasan Hati Bagi Bangsa. Dan acara puncaknya pada tanggal 25 Mei di Desa Jabungan Banyumanik, disana kita akan melaksanakan kegiatan pemeriksaan kesehatan dan pembagian sembako gratis bekerja sama dengan pihak kelurahan setempat dan dokter relawan,” imbuhnya.

Sedang perwakilan dari Unit Transfusi Darah PMI Kota Semarang, dr  Masita Rahmawati menjelaskan mengenai kondisi yang saat ini dihadapi oleh Unit Transfusi Darah PMI Kota Semarang sekitar 3 bulan terakhir.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ECOSOS yang telah mengajak kami untuk terlibat dalam kegiatan donor darah yang tampaknya hari ini banyak yang berpartisipasi dan rela mendonorkan darahnya bagi yang membutuhkan. Saat ini PMI kota Semarang masih banyak membutuhkan darah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akibat maraknya penyakit Demam Berdarah, maka kegiatan ini menjadi salah satu solusi untuk mengantisipasi kekurangan darah tersebut,” urai dr Masita.

“ Harapannya apabila dimungkinkan kegiatan donor darah seperti ini dapat dilaksanakan lagi, paling tidak dua atau tiga bulan sekali, mengingat kebutuhan darah saat ini masih banyak. Dan hal lainnya adalah berkaitan dengan para pendonor sendiri yang baru boleh mendonorkan darahnya lagi setelah 60 hari kemudian,” tutupnya. (fas)

Kategori: ,