Unika Soegijapranata Resmi Buka Prodi Sarjana Kedokteran dan Profesi Dokter
Senin, 11 Februari 2019 | 21:46 WIB

Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata Semarang resmi memulai Program Studi Sarjana Kedokteran dan Profesi Dokter, menyusul terbitnya SK Kemenristekdikti tentang Pembukaan Prodi Sarjana Kedokteran dan Profesi Dokter.

Penyerahan SK tersebut dilakukan Menristekdikti Mohamad Nasir kepada Wakil Ketua Yayasan Sanjaya, Prof Drs YL Sukestiyarno MS PhD, dan Rektor Unika Soegijapranata Prof Dr Frederik Ridwan Sanjaya di Auditorium Albertus (Senin, 11/2/2019).

Dalam sambutannya, Rektor Unika Soegijapranata Frederik mengatakan bahwa peristiwa ini merupakan peristiwa bersejarah dan membahagiakan bagi seluruh Sivitas Akademika Unika Soegijapranata, yayasan, masyarakat, dan semua stakeholder yang selalu mendukung dan mendoakan akan datangnya keputusan ini.

“Dengan Prodi ini, Unika Soegijapranata bisa menghasilkan lulusan dokter yang berkompeten dan memiliki rasa cinta pada tanah air, serta siap mengabdi di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar) merupakan perjuangan yang akan dimulai sejak hari ini (11/2/2019),” kata Frederik mengungkapkan harapannya.

Selanjutnya, Rektor mengatakan keyakinannya bahwa pihaknya tidak berjuang sendiri. Banyak kepala daerah, pengelola rumah sakit, pimpinan perguruan tinggi, ketua organisasi kemasyarakatan, dan keuskupan di berbagai tempat yang telah siap melanjutkan dukungan dan doa untuk perjuangan Unika Soegijapranata ini.

“Untuk itu kami mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah dan akan selalu mendukung cita-cita kami. Bisa mewujudkan mimpi dan merancang cita-cita merupakan anugerah yang terbesar karena kami ada di negeri ini. Maka tidaklah berlebihan jika wujud terima kasih kami adalah menguatkan pondasi Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui pelayanan kami untuk bangsa ini, bukan hanya di Semarang, bukan hanya di Jawa Tengah, tetapi juga wilayah-wilayah Indonesia yang saat ini masuk dalam wilayah Tertinggal, Terdepan dan Terluar. Agar mereka juga dapat membangun dan merasakan layanan yang sama dengan yang telah kita rasakan saat ini,” tegasnya.

Dengan begitu, NKRI menjadi nyata dalam hidup mereka dan masyarakat semua.

Lebih lanjut, Prof Frederik mengatakan, melalui prodi kedokteran ini, pihaknya dapat semakin komprehensif mendukung program pemerintah untuk memajukan kesehatan masyarakat melalui usaha-usaha promotif dan preventif.

“Beberapa kegiatan yang telah kami laksanakan sebelumnya, terkait dengan pengabdian masyarakat dan KKN sampai di wilayah terluar Indonesia, ke depannya dimungkinkan untuk dapat kami jalankan semakin komprehensif melalui keberadaan tenaga-tenaga yang berkompeten di bidang kesehatan,” ujarnya.

Doa dan berkat
Rangkaian acara penyerahan SK tersebut diawali dengan doa oleh Romo Aloys Budi Purnomo Pr, Kepala Campus Ministry Unika Soegijapranata dan ditutup dengan berkat oleh Mgr. Robertus Rubiyatmoko, Uskup Agung Semarang yang juga menjadi Ketua Dewan Pembina Yayasan Sanjaya, yang menaungi Unika Soegijapranata.

Dalam doanya mengawali rangkaian acara Romo Budi berdoa, “Ya Allah Bapa Semua Orang, Tuhan Yang Maha Esa. Kami bersyukur atas hari yang baik ini. Pada Hari Orang Sakit Sedunia ke-27 seturut tradisi Gereja Katolik ini, Unika Soegijapranata Semarang mendapat anugerah dari padaMu. Anugerah itu berupa Surat Keputusan Pembukaan Prodi Kedokteran dari Kemenristekdikti yang akan diserahkan sendiri oleh Bapak Menristekdikti Prof H Mohamad Nasir PhD Ak. Seiring dengan itu, secara resmi Pembukaan Program Studi Sarjana Kedokteran & Profesi Dokter kami mulai. Untuk semua itu, kami bersyukur kepadaMu. Semoga anugerah ini kami pertanggungjawabkan dengan baik dengan mengembangkan talenta dan bakat kami untuk melayani bangsa kami dan umat manusia di negeri kami. Berkatilah seluruh rangkaian acara ini agar dapat berjalan dengan baik seturut kehendakMu. Kami persembahkan doa kami ini kepadaMu, dalam nama Yesus Kristus, Sang Penyembuh kami dari segala penyakit, kelemahan dan dosa, kini dan sepanjang masa. Amin.”

“Semoga Unika Soegijapranata menghasilkan para dokter yang siap melayani bangsa dan umat manusia di mana pun,” tutup Romo Budi dalam keterangannya.

https://investor.id

Kategori: