Unika Buka Prodi Kedokteran
Rabu, 13 Februari 2019 | 14:45 WIB

JWP 12_02_2019 Unika Buka Prodi KedokteranProses pengajuan pembuatan Program Studi (Prodi) Kedokteran yang dilakukan Universitas Khatolik (Unika) Soegijapranta Semarang sejak 2013 lalu, akhirnya resmi mendapatkan izin untuk membuka program studi sarjana dokter dan profesi kedokteran, mulai tahun ajaran 2019/2020.

Izin pembukaan prodi sarjana dokter dan profesi kedokteran diserahkah langsung oleh Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) M Nasir, Senin (11/2) siang.

M. Nasir mengatakan jika proses pembukaan prodi yang berhubungan dengan kesehatan memang tak bisa dilakukan dengan cepat. Hal tersebut dikarenakan, untuk prodi tentang kesehatan pihak Kemristek Dikti harus melibatkan 6 institusi untuk memutuskan apakah suatu universitas bisa membuka Prodi Kesehatan.

"Memang prosesnya lama, karena kami harus berbagai pihak seperti Kemenkes, IDI, Konsil Kedokteran Indonesia (KKI), ARSPI, dan Asosiasi Fakultas-fakultas Kedokteran Seluruh Indonesia," kata Nasir usai memberikan surat keputusan (SK), di Kampus Unika Semarang, kemarin.

Sementara itu Rektor Unika Soegijapranata Semarang, Prof. Ridwan Sanjaya mengatakan jika pendirian prodi kedokteran, sengaja dilakukan untuk menghasilkan lulusan dokter yang kompeten dan memilih rasa cinta pada tanah air. Lulusan dokter juga harus mau mengabdi di daerah 3T.

"Melalui prodi kedokteran, kami berharap Unika semakin komprehensif dalam mendukung program pemerintah untuk memajukan kesehatan masyarakat," ujarnya.

â–ºJawa Pos 12 Februari 2019 hal. 8

Kategori: