Siswa Diperkenalkan kepada Perpustakaan sejak Usia Dini
Jumat, 15 Februari 2019 | 8:28 WIB

image

Sebanyak 59 anak dari lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) Belia Candi, Semarang, mengunjungi perpustakaan Unika Soegijapranata di ruang perpustakaan gedung Thomas Aquinas lantai 1, Kamis (14/2/2019). Kunjungan para siswa usia dini ini untuk mendukung Gerakan Nasional Orang Tua Membacakan Buku (Gernas BAKU).

Para siswa didampingi oleh guru dan orang tua siswa dan diterima oleh Kepala Perpustakaan Unika Soegijapranata Rikarda Ratih Saptaastuti. Dalam kegiatan kunjungan tersebut Rikarda Ratih mengungkapkan bahwa pelaksanaan kegiatan kunjungan yang melibatkan anak-anak PAUD merupakan dari gerakan literasi untuk mendekatkan anak-anak pada kebiasaan membaca buku dan meningkatkan minat baca.

‘’Hal tersebut searah dengan tujuan dari perpustakaan bahwa minat baca anak-anak harus ditumbuhkan sejak dini, sehingga pada waktu PAUD Taman Belia berkeinginan untuk berkunjung ke perpustakaan Unika, maka kami respons dengan baik, karena kami berharap minat baca yang ditumbuhkan sejak kecil akan berdampak pada saat anak-anak itu dewasa nanti,’’ jelasnya.

Di samping itu, lanjut dia, kegiatan ini juga merupakan salah satu pengabdian dari perpustakaan Unika serta sebagai promosi juga ke masyarakat.

Kepala PAUD Taman Belia Candi Semarang Wiwik Chitra Pratiwi menambahkan, kegiatan yang merupakan bagian dari Gernas BAKU ini dilakukan sesuai ajuran dan program pemerintah yang bertujuan untuk mendorong inisiatif dan peran keluarga Indonesia dalam meningkatkan minat baca anak. Hal ini bisa melalui pembiasaan di rumah, di lembaga PAUD, dan masyarakat.

“Anak-anak PAUD Taman Belia Candi yang berusia dua sampai enam tahun kami ajak untuk berkunjung ke perpustakaan Unika Soegijapranata sebagai acara puncak tema dari seluruh kegiatan yang kami lakukan dalam rangka Gernas BAKU. Kami ajak anak-anak untuk melihat secara langsung bahwa ada banyak sumber yang bisa mereka pakai untuk menggali informasi selain handphone, internet dan buku-buku di rumah,” tutur Chitra.

Ia berharap, anak-anak dan orang tua yang mendampingi bisa tahu bahwa banyak tempat yang bisa digunakan sebagai sarana untuk mendapatkan informasi. Selain itu, dengan kunjungan ini, anak-anak PAUD juga akan tumbuh minat bacanya.

“Jadi tidak hanya bisa membaca tetapi juga suka membaca,” imbuh Kepala PAUD Taman Belia Candi Semarang yang pada tahun 2018 lalu menjadi salah satu penerima Apresiasi Gernas BAKU tahun 2018 tingkat Nasional.

Sementara itu, salah satu perwakilan orang tua siswa yang ikut serta mendampingi putra putrinya Ibu Rosalia Widiarti, juga mengungkapkan apresiasinya atas kesediaan perpustakaan Unika Soegijapranata menerima siswa PAUD saat berkunjung.

“Saya merasa haru dan bangga karena perpustakaan Unika Soegijapranata bersedia menerima anak-anak kami yang masih belajar di PAUD untuk berkunjung ke perpustakaan Unika, mengingat sebenarnya perpustakaan ini sebetulnya banyak digunakan oleh mereka yang dewasa atau yang sedang kuliah. Tentu saja harapan kami anak-anak dapat melihat langsung bagaimana sebenarnya perpustakaan itu, isinya apa saja, kemudian fasilitas membacanya seperti apa, dan yang luar biasa Unika membuat ruang baca juga yang luar biasa karena bisa melihat pemandangan yang indah dari ruang bacanya,” ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, anak-anak selain didampingi oleh orang tua dan guru, mereka juga didampingi beberapa mahasiswa psikologi Unika serta diajak berkegiatan literasi antara lain permainan puzzle, menyanyi, juga kunjungan ke museum Mgr Albertus Soegijapranata.

http://ayosemarang.com

Kategori: