PSEP Unika Adakan Pelatihan Akuaponik
Kamis, 14 Februari 2019 | 16:01 WIB

Narasumber dari Komunitas Belajar Akuaponik Indonesia Jawa Tengah, Bp Syafei Hasanuddin saat memaparkan materi akuaponik

Setelah melakukan kunjungan kerja di desa Kandri Gunungpati selama dua minggu, maka selanjutnya Pusat Studi Eko Permukiman (PSEP) Unika Soegijapranata pada hari Kamis (14/2) mengadakan kegiatan pelatihan akuaponik tingkat dasar yang meliputi materi teori dan praktek untuk dosen dan tenaga kependidikan (tendik) Unika Soegijapranata serta beberapa masyarakat umum yang tertarik mengikuti pelatihan.

Acara yang dipandu oleh Dr Ir Maria Wahyuni MT ini diselenggarakan di ruang pertemuan gedung Mikael lantai 4, dan diikuti oleh sekitar 36 peserta pelatihan. Sedangkan narasumber yang diundang untuk menyampaikan materi adalah Syafei Hasanuddin sebagai Ketua Komunitas Belajar Akuaponik Indonesia wilayah Jawa Tengah.

Dalam paparannya saat membuka acara pelatihan, Dr Maria mengungkapkan bahwa kegiatan pelatihan akuaponik  diselenggarakan sebagai kelanjutan dari kegiatan PSEP Unika Soegijapranata untuk mengembangkan hidroponik dan budidaya ikan bagi masyarakat. “Harapannya dengan latihan yang masih bersifat tingkat dasar ini bisa dikembangkan lebih lanjut oleh para peserta terutama terkait masalah lingkungan yang menurut saya segala bidang ilmu bisa terhubung dengan lingkungan.”

Merespon apa yang disampaikan oleh Dr Maria, narasumber pelatihan akuaponik Syafei Hasanuddin juga menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan yang pertama kali terselenggara dan terkoneksi dengan perguruan tinggi secara langsung, yaitu antara Komunitas Belajar Akuaponik Indonesia Jawa Tengah dengan Unika Soegijapranata.

“Sudah sejak lama kami dari komunitas akuaponik berharap dapat bekerja sama dengan perguruan tinggi dalam pengembangan teknologi akuaponik sehingga teknologi akuaponik di Indonesia bisa lebih maju dari yang ada sekarang,”ucap Syafei.

“Selanjutnya karena sebenarnya latar belakang pendidikan saya yang tidak berhubungan sama sekali dengan bidang pertanian, perikanan dan mikrobiologi, maka selama ini kami mengembangkan akuaponik berdasarkan ilmu ‘titen’ (red. dalam bahasa jawa berarti mengingat dan menganalisa). Oleh karena itu kami membutuhkan legitimasi dari perguruan tinggi melalui penelitian secara ilmiah sehingga saat kami menyampaikan tentang akuaponik kepada masyarakat luas, bisa dipertanggungjawabkan,” tambahnya.

Seluruh peserta berfoto bersama dengan pembicara

Sementara itu menanggapi pesan yang disampaikan oleh Syafei Hasanuddin, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unika Soegijapranata Dr Berta Bekti Retnawati sangat mengapresiasi kegiatan yang bisa terlaksana sebagai tindak lanjut dari kunjungan PSEP dua minggu sebelumnya. Sekaligus berharap dengan akuaponik, lingkungan Unika Soegijapranata bisa semakin hijau, indah dan asri.

Selain itu, Dr Berta berharap pula  dengan kegiatan ini masyarakat akan semakin mencintai lingkungan dan dapat memanfaatkan akuaponik sebagai salah satu alternatif pengembangan pertanian karena tidak membutuhkan lahan yang  luas.

Penandatanganan MoU antara Komunitas Belajar Akuaponik Wilayah Jawa Tengah dengan LPPM Unika Soegijapranata

Dalam kegiatan pelatihan ini turut pula ditandatangani MoU antara Komunitas Belajar Akuaponik Indonesia wilayah Jawa Tengah dengan LPPM Unika Soegijapranata, dengan harapan Unika Soegijapranata melalui penelitian dan pengabdian dapat memberikan sumbang sih kepada komunitas akuaponik serta masyarakat pada umumnya. (fas)

Kategori: ,