KPK RI Bersama Dirut Bank Riau Kepri Jadi Narasumber Seminar Nasional di Solo
Selasa, 26 Februari 2019 | 16:59 WIB

image

Koordinator Wilayah II Sumatera Korsup Pencegahan KPK RI Adlinsyah M Nasution yang kerap dipanggil Coki bersama Direktur Utama Bank Riau Kepri DR Irvandi Gustari tampil sebagai pembicara dalam Seminar Nasional Bank Pembangunan Daerah (BPD) seluruh Indonesia di Ballroom Hotel The Sunan, Solo, Jawa Tengah pada Jumat, (22/2/2019).

Hadirnya Irvandi pada Seminar Nasional yang bertemakan Peran BPD SI dalam Mendukung Program Optimalisasi Penerimaan Daerah tersebut guna menyampaikan pola peningkatan PAD yang dilakukan oleh Bank Riau Kepri dalam hal penerimaan pajak hotel dan restoran secara online yang telah diterapkan di Kota Batam yang merupakan bentuk program transparansi yang tersistem dengan menggunakan alat disebut dengan Tapping Box.

Turut hadir pada kesempatan ini Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo, Ketua Asbanda Kresno Sediarsih, Dirut Bank Jateng Supriyatno, Deputi Komisioner Pengawas Perbankan 4 OJK Teguh Supangkat, Guru Besar FEB Unika Soegijapranata, Semarang, Prof Andreas Lako, SE, MSi yang sekaligus sebagai moderator, Deputi Pencegahan KPK RI Junet Junaidi dan seluruh Direksi BPD SI beserta Komisarisnya.

Koordinator Wilayah II Sumatera Korsup Pencegahan KPK RI Adlinsyah M Nasution menyampaikan Bank Riau Kepri telah dijadikan contoh oleh KPK RI sebagai role model dalam hal peningkatan PAD bagi daerah seluruh Indonesia.

Saat ini KPK RI mendorong BPD SI untuk melakukan hal yang sama seperti yang telah diterapkan oleh Bank Riau Kepri kepada Pemerintah Kota Batam. KPK RI dalam menjalankan tugasnya akan selalu siap untuk memberi masukan dan mengkomunikasikan serta mengkoordinasikan segala sesuatunya sehingga Bank Riau Kepri tetap selalu GCG.

Seminar Nasional ini merupakan bagian dari rangkaian Acara Penarikan Undian Nasional Simpeda periode ke 2 XXIX tahun 2019 yang diselenggarakan oleh Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (ASBANDA) dan Bank Jateng selaku tuan rumah.

Optimalisasi penerimaan daerah ini merupakan program dari KPK RI dan sekaligus merupakan turunan dari bagian transformasi BPD SI yang menekankan aspek good governance, dan kemampuan untuk menjadi bank yang mendukung pembangunan daerah, mengelola kas daerah, serta meningkatkan pendapatan asli daerah.

http://www.halloriau.com

 

Baca lainnya:

Menimbang Utang Negara, Masihkah Dalam Batas Aman atau Sudah Melewati Batas Kewajaran Sehingga Kerap Dipolitisasi?

Bank Jateng Tuan Rumah Panen Rejeki Bank BPD Se Indonesia

BPD Diharapkan Berperan Dalam Optimalisasi Penerimaan Daerah

Nasabah Bank BPD Bali Raih Hadiah Utama Rp 500 Juta

Kategori: